03 March 2020, 18:25 WIB

Cegah Korona, PLN Berlakukan Standar Kesiagaan ke Semua Pegawai


mediaindonesia.com | Ekonomi

PLN secara aktif telah melakukan langkah-langkah preventif terhadap upaya pencegahan penyebaran virus korona. Salah satunya dengan pemberlakuan standar kesiagaan khusus bagi semua pegawai untuk mengantisipasi dan mencegah penularan virus korona.

Hal itu berlaku bagi semua pegawai PLN, mulai dari level manajemen direksi hingga level pegawai di lingkungan PLN.

Melalui Surat Edaran Direksi PLN Nomor 001.E/DIR/2020 tentang Antisipasi Penyebaran Virus Korona, Direksi PLN mengimbau seluruh jajaran manajemen di lingkungan PLN harus menangguhkan perjalanan kedinasan dan non-kedinasan ke luar negeri.

Direksi PLN juga mengimbau seluruh pegawai dan keluarganya untuk tidak melakukan perjalanan non-kedinasan ke luar negeri, terutama ke negara terinfeksi virus korona.

Bagi pegawai dan keluarganya yang telah melakukan perjalanan dinas ataupun non-kedinasan ke negara-negara sebagaimana terlampir dalam surat edaran setelah 1 Februari 2020, agar segera melaporkan riwayat perjalanan tersebut paling lambat 3 Maret 2020 melalui email korporat.

Kemudian, pegawai PLN yang telah melakukan perjalanan ke negara-negara dengan orange dan red alert, diwajibkan melakukan prosedur deteksi dini di Puskesmas dan Rumah Sakit setempat.

Dan bagi pegawai yang telah melakukan deteksi dini dan dinyatakan tidak terindikasi infeksi maka pegawai tetap diwajibkan untuk melakukan tes kesehatan kembali di RS yang dirujuk PLN.

PLN akan mengizinkan pegawainya kembali masuk kembali ke kantor apabila telah mendapatkan HAC (Health Alert Card) dan surat keterangan medis bebas virus korona dari RS yang dirujuk PLN. Di kantor, pegawai wajib melaporkan diri kepada atasan (GM atau EVP terkait) dan Divisi GA.

Selama Pegawai menjalani proses tes, jam kerja tetap diperhitungkan dengan batas waktu toleransi pemeriksaan kesehatan maksimal 3 (tiga) hari kerja.

“Apabila pegawai diduga terdeteksi korona dan harus menjalani karantina selama 14 (empat belas) hari maka pegawai tersebut dianggap tidak masuk kerja karena sakit,” ungkap Direktur Human Capital Management PLN, Muhamad Ali.

PLN secara khusus juga mengeluarkan Pedoman Penanggulangan Penyebaran Virus Korona yang mengatur mekanisme pemantauan dan penanganan virus korona.

Virus Corona telah menjadi perhatian dunia. Kurang lebih 53 negara kini berstatus terinfeksi virus korona.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan Surat Edaran Kementerian Kesehatan Republik lndonesia No: SR.02.O2llV27Ol2020 tentang Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi lnfeksi Corona Virus. (RO/OL-10)

BERITA TERKAIT