03 March 2020, 15:27 WIB

Terkait Korona, 78 Petugas Medis Harus Diperhatian Serius


Ihfa Firdausya | Humaniora

PEMERINTAH diimbau untuk serius memperhatikan 78 petugas medis RS Mitra Keluarga, Depok, Jawa Barat (Jabar) yang sempat berinteraksi langsung dengan dua pasien korona.

Pengurus Pusat Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) bidang Politik dan Kesehatan, Syahrizal Syarif mengusulkan ke-78 orang tersebut sebaiknya dipindahkan ke suatu tempat untuk diobservasi lebih lanjut.

"Mereka yang 78 ini harus dijamin tidak melakukan kontak dengan keluarganya selama 14 hari ke depan. Sebetulnya langkah terbaik kalau menurut saya adalah memindahkan 71 kasus kontak ini, kemudian ditempatkan di satu tempat yang kita bisa pantau," ujar Syahrizal saat ditemui di Kompleks Mikrobiologi FKUI, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).

Seperti diketahui, dua kasus korona (covid-19) pertama di Indonesia menjangkiti seorang ibu, 64, dan putrinya, 31, yang bertempat tinggal di Depok. Kedua pasien positif korona itu dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga (RSMK) Depok, sebelum akhirnya diisolasi di RSPI Sulianti Saroso di Jakarta, kemarin.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sebanyak 78 petugas medis RS Mitra Keluarga Depok yang sempat bersentuhan langsung dengan dua pasien itu dirumahkan.

"Saya menganjurkan melakukan mobilisasi resources untuk pemulangan pelajar-pelajar dari Wuhan, melakukan langkah yang serius sekali untuk kru dari dua kapal pesiar dan ditempatkan di Pulau Sebaru. Ini juga mobilisasi resources yang luar biasa. Memastikan bahwa dia (78 paramedis) tidak berhubungan dengan orang lain. Terutama adalah keluarga dekat," pungkas Syahrizal. (OL-2)

BERITA TERKAIT