03 March 2020, 14:59 WIB

Erupsi Merapi Dirasakan Dalam Radius 8 Km


Tosiani | Nusantara

WARGA di Desa Sengi, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang berada dalam jarak 8 kilometer dari kawasan puncak dapat merasakan suara gemuruh yang keras disertai getaran yang berasal dari aktivitas Gunung Merapi, Selasa (3/3) pagi.

Suara itu terdengar sekitar pukul 05.22 Wib. Getaran dan suara keras itu membuat warga secara otomatis keluar dan melihat kondisi gunung.

Ismail, Kepala Desa Krinjing, Kecamatan Dukun, mengatakan, warga desanya, dapat mendengar suara gemuruh dan melihat erupsi. Namun, warga tidak panik, dan hanya menyempatkan diri menonton erupsi dari rumah masing-masing.

"Kami tidak panik, hanya melihat dari rumah saja," kata dia.

Aktivitas Merapi itu sempat mengejutkan warga dan membuat kalangan ibu rumah tangga panik. Namun demikian,  Ismanto, salah seorang warga, mengaku cukup tenang karena tidak mendengar arahan dari pemerintah desa untuk mengungsi. Karenanya, ia mencoba menenangkan keluarganya untuk tetap tinggal di rumah.

Dari pengakuan Ismanto, ia melihat letusan eksplosif sebanyak dua kali.Letusan kedua terjadi selang dua menit setelah letusan pertama. Semburan material yang terjadi ia nilai lebih tinggi saat erupsi tahun 2010 lalu.

"Pagi ini adalah erupsi dengan semburan material paling tinggi yang pernah saya lihat," katanya. (OL-13)

BERITA TERKAIT