03 March 2020, 13:33 WIB

RSPI Dr Sulianti Saroso Siapkan 11 Ruang Isolasi Covid-19


Ilham Ananditya | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo menyampaikan warga negara Indonesia (WNI) yang nantinya terindikasi positif virus corona (Covid-19) akan mendapat perawatan khusus di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter Permai Raya, Jakarta Utara.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo juga sudah menyatakan terdapat dua orang positif terkena virus Covid-19.

Sampai saat ini total sudah ada 10 pasien diperiksa di RSPI Dr Sulianti Saroso. Dua WNI sudah dinyatakan negatif dan sudah dipulang kemarin malam, dua orang WNI yang merupakan warga Depok masih dinyatakan positif, dan enam orang lainnya masih menjalani pemeriksaan.

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Muhammad Syahril mengatakan ruang isolasi oleh delapan orang yang ada di RSPI merupakan area yang rawan dan tidak boleh dijenguk oleh keluarga.

"Walaupun kami pun sudah pakai APD lengkap, tapi tetap dijaga dan hanya boleh sebatas diluar ruang isolasi. Tidak boleh melakukan kontak langsung".

Syahril juga menambahkan, pasien masih tetap dapat berkomunikasi melalui panggilan video, "Yang dibatasi hanya kontak langsung".

Syahril juga memberikan keterangan terkajt jalannya prosedur pemeriksaan virus Covid-19 dk RSPI. Jika dari awal sudah positif, akan langsung diisolasi. Untuk nantinya menjalani pemeriksaan kedua setelah lima hari.

Jika pemeriksaan awal dikatakan negatif, maka menunggu dua hari setelah itu dilakukan pemeriksaan kedua. "Harus negatif baru dipulangkan," tegas Syahril.

"Asal sudah lewat masa inkubasi, kita tidak usah khawatir kecuali dia melakukan kontak lagi atau pergi ke tempat endemik. Petugas dan tim medis prosedur dia harus safety untuk dia sendiri masker dan APD. Petugas medis juga diawasi oleh IPCN (Perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi di Rumah Sakit) untuk safety dan menaruh barang di tempat semestinya" tambah Syahril. (And/OL-09)

BERITA TERKAIT