03 March 2020, 12:33 WIB

Istana Tugaskan Achmad Yurianto Jadi Jubir Khusus Korona


Nur Azizah | Politik dan Hukum

ISTANA Kepresidenan menunjuk Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, sebagai juru bicara khusus untuk menjelaskan informasi terkait virus korona (COVID-19).

Segala informasi terkait virus korona akan disampaikan melalui satu pintu. "Pemerintah telah tunjuk jubir resmi untuk penanganan korona, yaitu Achmad Yurianto. Kalau ada pertanyaan silahkan ke Yurianto. Beliau ditunjuk resmi oleh pemerintah," kata Deputi bidang Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin di Istana Negara, Selasa, (3/3).

Pihak Istana pun telah memperketat akses masuk ke Kompleks Istana Kepresidenan. Seluruh pintu masuk disiagakan petugas untuk mengecek suhu tubuh para tamu, tak terkecuali menteri.

Pengecekan berlangsung hingga dua pekan ke depan. Setelah itu, kebijakan ini akan dievaluasi seiring perkembangan virus korona di Indonesia.

Baca juga: Jokowi Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama di Indonesia

"Ini akan dilakukan terus sela dua mingu berjakan akan dievaluasi. Kita juga lihat kondisi nasional secara umum apakah diteruskan atau tidak. Jadi, sampai kondisi dinyatakan benar benar stabil atau bersih dari virus," ungkap Bey.

Adapun Presiden Joko Widodo akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh secara berkala. Tim khusus kepresidenan bertugas memeriksa suhu tubuh Jokowi, sapaan akrabnya, setiap hari.

"Presiden kan sudah dokter pribadi ya. Memang beliau diperiksa. Ada tim dokter kepresidenan. Beliau ada jadwal rutin pemeriksaan," pungkasnya.

Kemarin, Kepala Negara mengonfirmasi kasus positif korona pertama di Indonesia. Dua warga Depok, Jawa Barat, yang dinyatakan terjangkit virus korona, telah diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso.(OL-11)

BERITA TERKAIT