03 March 2020, 11:40 WIB

Twitter Imbau Seluruh Pekerja Mereka Bekerja dari Rumah


Basuki Eka Purnama | Internasional

TWITTER 'dengan tegas meminta' seluruh pekerja mereka dari berbagai penjuru dunia yang berjumlah hampir 5 ribu orang untuk bekerja di rumah seiring penyebarang virus korona. Hal itu diungkapkan perusahaan microblogging itu, Senin (2/3).

Twitter mengatakan hal itu di blog mereka sehari setelah memutuskan membekukan perjalanan bagi semua pekerja termasuk membatalkan keikutsertaan mereka di South by Southwest di Austin, Texas pada bulan ini.

Baca juga: Gara-Gara Korona, Mendagri Jerman Tolak Jabat Tangan Merkel

Twitter mengatakan, bagi karyawan di Hong Kong, Jepang, dan Korea Selatan (Korsel) itu menjadi bersifat perintah. Namun, untuk kantor Twitter di tempat lain masih terbuka bagi karyawan yang ingin datang bekerja,

"Kami bekerja keras untuk memastikan semua rapat dan tugas penting lainnya bisa dikerjakan secara remote," ujar Twitter di blog mereka seperti dikutip dari Strait Times, Selasa (3/2).

Eksekutif Kepala Twitter Jack Dorsey adalah pendukung utama kerja remote dan telah mengatakan dirinya berencana bekerja dari Afrika selama enam bulan pada 2020. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT