03 March 2020, 10:44 WIB

Pascaerupsi Merapi, Bandara Adisutjipto Beroperasi Normal


Ardi Teristi Hardi | Nusantara

GUNUNG Merapi kembali mengalami erupsi pukul 05.22 WIB pada Selasa (3/3). Pascaerupsi, Bandar Udara Internasional Adisutjipto di Yogyakarta sudah beroperasi normal.

Hal itu diungkapkan Communication and Legal Section Head Bandara Adisutjipto, Rio Hendarto Budi Santoso. Paper test yang dilakukan Airport Fire Fighting and Rescue  Operation Section (AFFR) dan di Airport Operation Control Center (AOCC) menunjukkan hasil negatif.

"Penerbangan dari dan ke Bandara Adisutjipto sudah normal," ujar Rio melalui pesan singkat, Selasa (3/3).

Menyoroti aktivitas Gunung Merapi yang melontarkan abu vulkanik, lanjut dia, angin mengarah ke Barat daya dengan kecepatan 30 knot. Ketinggian abu vulkanik berkisar 6-7 kilometer (km).

Baca juga: Gunung Merapi Erupsi Keluarkan Abu Vulkanik Setinggi 2 Kilometer

Sebelumnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mengungkapkan erupsi tercatat dengan amplitudo hingga 75 milimeter dan durasi mencapai 450 detik.

Adapun tinggi kolom asap mencapai 6.000 meter dari puncak, disertai guguran awan panas yang mengarah ke hulu Sungai Gendol. Itu dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter dari puncak. Saat erupsi, angin mengarah ke utara.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Sleman, Makwan, menyatakan warga sekitar belum perlu diungsikan. "Kondisi masih aman," katanya. Hingga saat ini, status Gunung Merapi masih pada level II atau waspada. Status ini sudah ditetapkan sejak 21 Mei 2018.(Agus Utantoro/OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT