03 March 2020, 10:29 WIB

Penjagaan Ketat di Kompleks Istana Kepresidenan


Andhika Prasetyo | Politik dan Hukum

ADA yang berbeda di Kompleks Istana Kepresidenan hari ini atau Selasa (3/2). Semua orang yang hendak masuk ke kawasan Istana, baik pegawai, wartawan dan tamu-tamu presiden termasuk para menteri harus melalui pemeriksaan suhu tubuh terlebih dahulu.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengungkapkan langkah tersebut dilakukan demi mencegah penyebaran virus korona.

"Jadi sejak kemarin diputuskan oleh Kepala Staf Presiden, mulai hari ini, dilakukan pencegahan penyebaran virus korona di Istana yaitu dengan menggunakan pengukur suhu tubuh," ujar Bey di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3).

Ia mengatakan, jika suhu tubuh seseorang melewati 37,5 derajat Celcius, orang tersebut diminta untuk tidak masuk ke lingkungan Istana Kepresidenan. "Tapi sejauh ini belum ada yang ditolak masuk," ucapnya.

Prosedur itu, lanjut dia, akan dilakukan secara terus menurus hingga dua pekan ke depan.

"Kemudian nanti akan dievaluasi. Kita juga akan lihat kondisi nasional secara umum, apakah perlu diteruskan atau tidak. Intinya sampai kondisi dinyatakan benar-benar stabil atau bersih dari virus korona," terang Bey.

Adapun, untuk Presiden Joko Widodo sendiri, pemeriksaan tidak dilakukan di pintu masuk Istana. Pasalnya, Jokowi sudah memiliki tim dokter kepresidenan yang secara rutin melakukan pengecekan kesehatan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengaku dirinya cukup sehat sehingga bisa masuk Istana. "Tadi dicek 36 derajat (Celcius). Aman-aman," tuturnya.

Begitu pun Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang memiliki suhu tubuh 36 derajat Celcius. "Semoga sehat selalu ya teman-teman," tandas Retno. (Pra/OL-09)

BERITA TERKAIT