03 March 2020, 09:45 WIB

Sidak Ke TIM, DPRD DKI Minta Jakpro Hentikan Proyek Revitalisasi


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi melakukan sidak ke Taman Ismail Marzuki (TIM). Ia geram lantaran para petugas masih sibuk mengerjakan pembangunan untuk revitalisasi di tempat tersebut.

Menurutnya, Jakarta Propertindo (Jakpro) yang berwenang atas revitalisasi TIM, masih belum menyelesaikan masalah dengan para seniman. Seperti diketahui para seniman menolak adanya pembangunan wisma di tempat itu.

Baca juga: Ketua Jamin Panitia Pemilihan Wagub Independen

"Saya minta ini dihentikan dulu. Saya datang ke sini, ternyata masih melihat ada pergerakan dari Jakpro. Padahal seharusnya Jakpro berkomunikasi dengan seluruh seniman, hingga mencapai kata sepakat semua TIM di revitalisasi," kata Prasetyo di TIM, Jakarta, Senin (3/3).

TIM, katanya, merupakan tempat sejarah dan berkumpulnya para seniman yang tidak bisa sembarang diubah tempatnya. Prasetyo mendapat keluhan dari seniman bahwa mereka khawatir tidak lagi ada wadah untuk mengekspresikan karyanya.

"TIM ini sejarah loh, sejarah bangsa. Dulu ini adalah kebun binatang, setelah dipindah tempat ini menjadi tempat kumpul seniman. Apapun ceritanya, ini harus dihargai," kata Prasetyo.

"Masalah dia (Jakpro) mau merubah, harus jelas maintenance nya siapa. Seniman mau ada acara nyewanya berapa? Ini harus dijelaskan detail. Semua seniman harus ditemui sampai semua sepakat, ini cagar budaya loh bos," lanjutnya.

Dari pintu masuk TIM, terlihat tulisan Jakpro dan sekeliling dipagari besi. Di tengah halaman TIM pun, lahan sudah dirombak dan beberapa petugas sibuk menggali tanah.

Salah satu pihak Jakpro yang hadir dalam sidak tersebut hanya mengiyakan saja permintaan dari Prasetyo. Revitalisasi TIM juga sempat dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi X beberapa waktu lalu, dengan mengundang Gubernur Anies Baswedan, Prasetyo dan perwakilan Komisi B DPRD. (OL-6)

BERITA TERKAIT