03 March 2020, 06:07 WIB

Pemerintah Tambah Jumlah Rumah Sakit Rujukan Virus Korona


Raka Lestari | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo secara resmi mengumumkan dua pasien warga negara Indonesia (WNI) yang positif terkena virus korona atau COVID-19. Dua pasien positif COVID-19 tersebut saat ini dalam kondisi baik dan sedang dilakukan perawatan di RSPI Sulianti Saroso yang merupakan salah satu RS rujukan COVID-19.

“Rumah sakit rujukan untuk kasus COVID-19 ini ada 100 rumah sakit yang tersebar di Indonesia. Untuk kasus COVID-19 ini sudah disiapkan dan nanti akan ditambah jumlahnya,” ujar Dirjen Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kemenkes RI Bambang Wibowo dalam keterangan pers mengenai COVID-19, di Kantor Kemenkes RI, Jakarta Selatan, Senin (2/3).

Bambang menambahkan, nantinya, akan ada 32 rumah sakit yang akan ditambahkan untuk menjadi rumah sakit rujukan terkait COVID-19.

“Rumah sakit-rumah sakit tersebut akan disiapkan untuk menjadi rujukan flu. Saat ini sosialisasi kepada rumah sakit rujukan juga sudah dibagikan," terang Bambang.

Baca juga: Jabar Klaim Lebih Dulu Punya Tim Tanggap Korona Dibanding DKI

“Termasuk bagaimana cara sistem rujukan ketika rumah sakit rujukan melakukan simulasi dan sebagainya bersama dengan berbagai komponen, mulai dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Faskes Primer, dan rumah sakitnya itu sendiri,” sambungnya.

Selain rumah sakit rujukan, peran Balitbangkes juga sangat penting untuk melalukan pemeriksaan kasus yang diduga positif.

"Balitbangkes bertugas sebagai laboratorium rujukan nasional penyakit new emerging sangat penting karena berperan dalam mengonfirmasi suatu kasus positif atau negatif,” ujar Kepala Badan Litbangkes Siswanto.

“Sampai hari ini, ada 153 kasus. Dari 153 kasus tersebut ada dua kasus positif, yaitu anak dan ibu yang diumumkan Presiden tadi. Sedangkan yang kru dari kapal World Dreams itu total ada 188 kasus dan itu sudah selesai diperiksa dan Alhamdulillah negatif. Mereka kru kapal itu tetap diobservasi selama 14 hari karena ada masa inkubasi,” tutup Siswanto. (OL-1)

BERITA TERKAIT