03 March 2020, 01:39 WIB

Senegal Laporkan Virus Korona Perdana Di Wilayahnya


Ghani Nurcahyadi | Internasional

SENEGAL secara resmi mengumumkan kasus positif infeksi virus korona COVID-19 perdana di wilayahnya. Kasus itu menjadi yang kedua di wilayah Sub-Sahara Afrika yang kembali menimbulkan perhatian serius terkait kesigapan negara Afrika menangani virus korona.

Menteri Kesehatan Senegal Biouf Sarr mengungkapkan, kasus infeksi korona itu terkonfirmasi positif pada pria asal Prancis yang tinggal di Senegal. Ia diketahui sudah mengidap virus itu saat kembali ke Prancis pertengahan Februari lalu dan kini diisolasi di Dakar, ibu kota Senegal.

"Sejauh ini kondisi pasien tidak menunjukkan keadaan yang memburuk," kata Sarr.

Baca juga : Portugal Konfirmasi Kasus Virus Korona Pertama

Pria Prancis itu diketahui telah tinggal di Senegal selama 2 tahun. Ia diketahui kembali ke Prancis dan menetap di Nimes. Ia kembali ke Senegal pada 26 Februari dan langsung menuju fasilitas kesehatan. Saat ini suhu tubuhnya mencapai 39 derajat celcius. Ia juga mengeluhkan gejala radang tenggorokan dan sakit kepala,

"Pengawasan dan sistem respon Senegal terhadap Covid-19 telah dibentuk dan semua tindakan telah diambil untuk mengantisipasi virus itu," ujar Sarr.

Ia mengimbau warga Senegal untuk tetap tenang dan menegaskan kepercayaan diri pemerintah Senegal mampu mengatasi virus tersebut.

Senegal menjadi negara kedua di wilayah Sub-Sahara yang melaporkan infeksi virus korona seteleh Nigeria. WHO sebelumnya menaruh perhatian pada sistem kesehatan di Afrika yang dinilai rentan terhadap penyebaran virus korona. (AFP/OL-7)

 

BERITA TERKAIT