02 March 2020, 18:10 WIB

Pengembang Sambut Baik Penurunan Suku Bunga Bank Indonesia


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

BANK Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuan menjadi 4,75% dari 5% di bulan Februari utnuk menjaga momentum ekonomi domestik di tengah tertahannya ekonomi global.

Kebijakan itu pun mendapat sambutan positif dari pengembang properti karena akan berimbas pada suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) floating rate.

Peluang masyarakat memiliki dan berinvestasi di sektor properti pun dinilai Direktur PT. Pancakarya Griyatama Norman Eko Saputra, akan semakin tinggi.

“Dengan semakin menurunnya suku bunga sebanyak 0,25% bahkan diprediksikan mencapai hingga 0,75%, ditambah lagi dengan nilai tukar rupiah yang semakin menguat, akan semakin membawa energi dan pergerakan peralihan investasi ke emas dan properti. Kami yakin apresiasi masyarakat, khususnya terhadap sektor properti akan semakin meningkat," kata Eka yang mengembangkan Apartemen Skandinavia di Tangerang, Banten.

Baca juga : Layanan Publik Makin Dekat, Skandinavia Makin Dilirik

Selain itu, pengembang sendiri terus berlomba-lomba dan fokus terhadap fasilitas yang disuguhkan melalui masing-masing produknya. Skandinavia sendiri telah memasuki masa penghabisan dengan unit yang tersisa berkisar 200 unit.

Sejumlah fasilitas penunjang dan tenant yang menyediakan kebutuhan bagi penghuni pun terus dipersiapkan, termauk Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPKLU) bagi pemilik mobil bertenaga listrik di Skandinavia.

“Fasilitas-fasilitas yang lebih dari standard yang kami terus kami upayakan, tentu dengan tujuan untuk melengkapi dan mempermudah kebutuhan para penghuni maupun pengunjung Superblock,” pungkas Eka. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT