03 March 2020, 00:38 WIB

Jabar Klaim Lebih Dulu Punya Tim Tanggap Korona Dibanding DKI


Suryani Wandari Putri | Humaniora

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku sudah membentuk tim tanggap virus korona Covid-19 dua pekan lalu untuk mengantisipasi penyebaran virus korona di Jawa Barat.

"Kami sudah bentuk sejak dua minggu yang lalu," kata Ridwan Kamil usai mengikuti acara FGD Mencari Solusi Penanganan Banjir di Jakarta dan Sekitarnya di Gedung BNPB Jakarta Timur, Senin (2/3).

Pembentukan tim itu, kata pria yang akrab disapa Kang Emil itu, berbarengan dengan ditetapkannya Jabar sebagai wilayah Siaga Satu virus korona Covid-19.

Pemprov Jabar menunjuk Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung sebagai RS rujukan utama bagi pasien terinfeksi virus yang berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Disamping itu, ada juga 27 RS di wilayah Jabar yang sudah disiapkan untuk menerima pasien terinfeksi virus korona.

Baca juga : Pemerintah Telusuri Kelompok Dansa WN Jepang yang Positif Korona

"Di RS Hasan Sadikin, saya pimpin sendiri, untuk memastikan tindakan," katanya.

Menanggapi dua warganya di Depok yang positif terinfeksi virus korona, Emil memastikan telah menjalin koordinasi dengan Kementerian Kesehatan mengenai penanganan kedua warga yang merupakan pasangan ibu dan anak itu.

Sementara di Depok, Pemprov Jabar telah mengeluarkan imbauan agar warga Depok lebih protektif terhadap kesehatan dirinya dan bersedia melapor bisa merasakan gejala klinis infeksi virus korona.

"Di Depok atau tidak sama saja, yang penting sistem kesehatannya, cuma dicek saja. Kalau ada kecurigaan segera laporkan," pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT