03 March 2020, 06:00 WIB

Los Blancos Pantas Bertakhta


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

ZINEDINE Zidane membuktikan ucapannya bahwa Real Madrid ak­hirnya mampu bangkit sekaligus menguasai takhta klasemen sementara La Liga.

Strategi pilihan Zizou telah membuat Los Blancos memenangi duel El Classico mengalahkan seteru abadi, Barcelona, 2-0 di Stadion Santiago Bernabeu, kemarin WIB. Gol dari Vinicius Jr dan Mariano Diaz sekaligus mengantarkan Madrid merajai klasemen sementara dengan 56 poin, unggul 1 poin atas Barcelona.

“Kami pantas menerima kemenangan ini karena kami melakukannya dengan baik saat menyerang dan bertahan,” kata Zidane.

Zizou, sapaan Zidane, juga telah membuktikan Madrid  mampu kembali ke jalur kemenangan seusai ditaklukkan Manchester City di Liga Champions, tengah pekan lalu.

“Ini pekan yang rumit bagi kami dan kami punya kesempatan untuk bangkit dan kami mampu melakukannya,” kata Zidane.

Namun, Zizou menegaskan perburuan gelar juara belum berakhir. “Kemenangan ini tak mengubah apa pun. Jalan kami masih panjang dan kami harus terus berjalan. Kami dapat tiga poin, tetapi kami akan melalui laga yang sulit,” ungkap Zidane.

Di kubu Barca, kekalahan itu menandai paceklik gol megabintang Lionel Messi ke gawang Madrid. Pemain ber­usia 32 tahun yang dijuluki La Pulga itu terakhir kali membobol gawang Madrid pada 7 Mei 2018. Bahkan, golnya di kandang Madrid terakhir terjadi pada 23 Desember 2017.

Arsitek Barca, Quique Setien, enggan menyalahkan Messi. Dia mengakui anak asuhnya gagal lepas dari tekanan yang dilakukan Madrid.

“Kami mencoba mengalirkan bola dengan cepat untuk menghindari tekanan, tetapi itu tidak berhasil,” kata Se­ti­en.

Raja di Inggris

Arsitek asal Spanyol, Pep Guardiola, menasbihkan dirinya menjadi raja di Inggris setelah merengkuh gelar Piala Liga untuk ketiga kali secara beruntun. Manchester City sukses mengalahkan Aston Villa 2-1 pada laga final di Stadion Wembley, Minggu (1/3) malam.

Gol Sergio Aguero menit ke-20 dan Rodri 10 menit berselang hanya mampu diperkecil Aston Villa melalui gol Mbwana Samatta di menit ke-41.

Kemenangan itu menambah rentetan trofi Guardiola di kancah domestik menjadi delapan. Menukangi City sejak 2016, di samping hattrick Piala Liga, ditambah dua Liga Pri­mer, satu Piala FA, dan dua gelar Community Shield. Sepanjang karier melatih, Guardiola total mengoleksi 30 trofi bersama Barcelona, Bayern Muenchen, dan City.

Di kancah Liga Inggris, pelatih Everton, Carlo Ancelotti, menerima kartu merah wasit di akhir laga melawan Manchester United karena protes kepada wasit. Di laga yang berakhir imbang 1-1 itu, wasit membatalkan gol Everton di akhir laga setelah melihat rekaman pertandingan (VAR).

Masih di Inggris, pada ajang Piala FA yang telah memasuki babak 16 besar, Chelsea menyiapkan jamuan sengit kepada tim tamu, Liverpool, dini hari nanti. Pelatih Chelsea, Frank Lampard, bertekad menorehkan kekalahan kedua bagi Liverpool yang rekor 44 laga tidak terkalahkan di Liga Inggris dihentikan Watford, akhir pekan lalu.

Lampard menegaskan timnya harus menang di Stadion Stamford Bridge. “Kami akan pertaruhkan segalanya untuk menang,” ungkap pelatih yang dijuluki Super Frank itu. (AFP/BBC/Marca/R-2)

BERITA TERKAIT