02 March 2020, 22:26 WIB

Liga 1 Terancam Tanpa Penonton, Pelatih Arema Tak Masalah


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

PELATIH Arema Malang Mario Gomez turut buka suara soal dampak virus korona di Indonesia. Dengan positifnya dua orang warga negara Indonesia yang terpapar virus korona membuat Liga 1 bisa ditunda atau digelar tanpa penonton.

Juru taktik asal Argentina itu mengaku keputusan dari penyelenggara liga atau dari pemerintah. Ia mengaku mendukung segala keputusan yang terbaik untuk kesehatan para pemain.

"Kami tidak tahu, karena ini bukan keputusan kami. Kami harus tetap latihan. Jika lanjut, ya lanjut. Ini bukan keputusan kami. Kami hanya ingin menjaga pemain," kata Gomez, ketika konferensi pers seusai laga melawan Tira Persikabo, Senin (2/3)

Pada partai berikutnya, Arema akan menjamu Persib di Stadion Kanjuruhan. Jika keputusan nantinya digelar tanpa penonton, menurutnya tak masalah. Ia mengatakan lebih baik untuk mencegah penyebaran virus korona di Indonesia.

"Sebenarnya semua tim tidak ingin kalau tidak ada suporter, tapi lebih penting bagaimana kesehatan masyarakat atau orang banyak," kata Gomez.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan pihaknya masih menunggu arahan dari Kementerian Kesehatan mengenai penundaan atau digelarnya Liga 1 2020 tanpa penonton.

Ia mengaku sudah mendapatkan pertanyaan dari Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengenai keberlangsungan Liga 1 setelah adanya 2 orang yang positif terkena virus korona di Indonesia.

"Saya barusan dapat pertanyaan arahan dari Ketum PSSI, beliau sudah menyampaikan. Tentunya, saya akan tanyakan ke yang punya otoritas, yaitu ke Menteri Kesehatan," ujar Zainudin. (OL-4)

BERITA TERKAIT