02 March 2020, 21:57 WIB

Lima Karyawan RS di Depok Diindikasi Terinfeksi Virus Korona


Antara | Megapolitan

PEMERINTAH Kota Depok, Jawa Barat, menyatakan bahwa lima dari 76 petugas medis dan non-medis yang melakukan interaksi dengan dua pasien positif virus corona, diduga terinfeksi virus korona atau COVID-19.

"Lima orang saat ini sudah dalam penanganan di rumah sakit, sedangkan 71 orang lagi dalam penanganan di rumah masing-masing, tetapi terus kita pantau kesehatannya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Novarita di Balaikota Depok, Senin.

Ia mengatakan terhadap kelima orang tersebut akan dilakukan uji laboratorium terlebih dahulu, apakah memang terinfeksi virus korona atau tidak.

"Kita belum bisa memastikan apakah positif atau tidak, tergantung hasil lab-nya," jelasnya.

Nova mengatakan pihak Dinkes sudah mempunyai data-data ke-76 orang tersebut, seperti mereka tinggal di mana dan riwayat perjalanan serta kegiatannya sehari-hari.

Baca juga : Warga Cemas Korona, Wakil Wali Kota: Waspada dan Hidup Bersih

"Kita akan pantau terus," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Depok Sidik Mulyono juga mengatakan nama dan alamat ke-76 tenaga medis dan non medis tersebut, sudah ada.

"Tidak semuanya warga Depok, ada juga warga di luar Depok," jelasnya.

Sidik juga meminta kepada masyarakat untuk tidak khawatir dan tidak panik menghadapi virus korona tersebut.

"Kalau masyarakat tidak berinteraksi dengan pasien yang positif virus corona, ya tidak apa-apa, walaupun dia berada di rumah sakit tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan dua warga Depok yang dinyatakan positif terinfeksi virus korona merupakan ibu dan anak yang berturut-turut berusia 64 tahun dan 31 tahun. (Ant/OL-7)

BERITA TERKAIT