02 March 2020, 18:00 WIB

Pemkab Muba Gandeng Petrotekno Tingkatkan SDM Bidang Migas


Ghani Nurcahyadi | Nusantara

SUMBER Daya Alam berupa minyak dan gas di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) perlu diolah lebih jauh oleh sumber daya manusia (SDM) yang terampil. Hal itu sekaligus agar bisa menjadi medium menyerap tenaga kerja di Kabupaten yang punya 14 Kecamatan itu.

Hal itu mendorong Wakil Bupati Muba Beni Hernedi untuk menggandeng Petrotekno, sebuah badan vokasi di bidang teknik industri dan migas yang punya fasilitas pelatihan di Ciloto, Bogor, Jawa Barat.

"Nanti rencananya Pemkab Muba akan mendatangkan pelatih profesional dari Petrotekno Technical School untuk melatih SDM Muba," kata Beni dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/3).

Pemkab Muba juga akan membangun fasilitas pelatihan yang mumpuni untuk pengembangan SDM di bidang migas yang berkelanjutan. Pusat Pelatihan itu nantinya juga diproyeksikan bukan hanya melatih SDM Muba di bidang Migas saja.

"Tempat pelatihan ini selain melatih SDM di bidang migas, juga bisa menjawab kebutuhan dalam bidang hilirasi komoditas perkebunan di Muba," ujar Beni.

Baca juga : 35 Warga Palembang Masuk Daftar Pantauan Dampak Korona

Beni menjelaskan, dengan menggandeng Petrotekno dan rencana membangun pusat pelatihan itu, maka Peraturan Daerah di Muba yang menyebut perusahaan di Muba harus bisa menyerap 70% SDM lokal bisa terwujud.

Selama ini, ungkap Beni, banyak perusahana justru mendatangkan orang luar Muba untuk menjalankan usahanya karean masih kurang terampilnya SDM di Muba.

"Tahun 2020 ini akan mulai diterapkan kartu pra-kerja dengan adanya pelatihan untuk yang belum bekerja. Muba harus sudah siap menjalankan pelatihan itu," tegasnya.

Di sisi lain, Direktur Petrotekno Hendra Pribadi menyambut baik uluran kerja sama dari Muba. Menurutnya kompetensi tenaga lokal untuk meramaikan dunia industri lokal sangat diperlukan.

"Kami membuka selebar-lebarnya untuk pelatihan SDM Muba. Kami telah berhasil meluluskan siswa yang siap kerja dan punya sertifikat keahlian," kata Hendra. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT