02 March 2020, 20:10 WIB

Warga Cemas Korona, Wakil Wali Kota: Waspada dan Hidup Bersih


Kisar Rajaguguk | Megapolitan

DUA warga Kota Depok korban virus korona, dikarantina di Rumah Sakit Mitra Keluarga (RSMK) Kota Depok sebelum diisolasi di RSPI Sulianti Saroso di Jakarta, Senin (2/3).

Sementara itu, 78 petugas medis RSMK Kota Depok kini dirumahkan managemen RSMK setempat karena sempat bersentuhan langsung dengan dua penderita korona. Keputusan merumahkan ini guna mengantisipasi hal-hal yang tidak dikendaki.

Kabar adanya dua warga Kota Depok terinveksi virus korona langsung cepat viral ke masyarakat. Banyak di antara mereka yang mengaku sangat takut.

Tidak hanya masyarakat, informasi tersebut juga langsung ke telinga pejabat Kota Depok yang kala itu menggelar rapat evaluasi kinerja organisasi perangkat daerah di Lantai 5 Balaikota Depok, Jalan Margonda Raya, Pamcoranmas, Senin (2/3).

Kabar warga Depok terindikasi Covid-19 atau positif korona tersebut juga menyebar kepada ribuan Aparatur Sipil Negara di Balaikota Depok. 

Ada 6.000 ASN yang bekerja di Balaikota UI Depok menghela nafas panjang-panjang. Ribuan ASN tersebut teringat keluarga dan takut penyakit tersebut tertular ke keluarga mereka.

Baca juga: 48 Orang Terlacak Memiliki Kontak Langsung dengan Pasien COVID-19

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supristna yang bergabung di tengah kerumunan ribuan ASN berusaha menghibur agar mereka tidak larut dari kesedihan.

Pradi mengimbau masyarakat tenang dan jangan panik terkait menanggapi kabar dua warga Kota Depok. Ia menjelaskan, 78 petugas medis yang dirumahkan karena sempat melakukan kontak dengan kedua pasien korona covid-19 itu.

Pradi mengaku, pihaknya masih terus meng-up date dua warganya yang terkena dan mendoakan kesembuhan mereka."Kita up date terus perkembangannya dari pemerintah pusat. Kami (Pemerintah Kota Depok) mendoakan yang terbaik, Kami suport secara moral semoga warga yang bersangkutan segera sembuh dari sakitnya " ucap Pradi di Balaikota Depok Senin (2/3).

Pradi menjelaskan, jajarannya akan terus berkoordinasi dengan pihak -pihak terkait.

Pradi menekankan kepada masyarakat harus makin waspada dengan penyebaran virus korona yang kian meluas tersebut seraya mengajak masyarakat untuk kembali menguatkan budaya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Perkuat imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan sehat, juga rajin berolah raga. Jangan lupa, hindari kontak atau perjalanan berisiko, " imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Pradi mengimbau masyarakat agar tak menyebarkan hoaks info-info menyesatkan karena hal itu bisa memperkeruh situasi. 

"Sebarkan narasi-narasi yang informatif dan edukatif, " pungkasnya. (A-2)

BERITA TERKAIT