02 March 2020, 19:23 WIB

Balikpapan Siapkan SOP untuk Kapal Asing untuk Cegah Korona


Rudi Agung | Nusantara

Untuk mencegah penyebaran virus korona, Pemkot Balikpapan mengawasi penumpang pesawat domestik. Selain itu Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Klas I Semayang Balikpapan juga membuat standar operasional prosedur (SOP) terkait tata cara memasuki pelabuhan
zona karantina Covid-19.

Kepala Bidang Keselamatan Berlayar dan Patroli KSOP Balikpapan Capt M Hasan Basri mengatakan, dalam rapat terpadu, upaya pencegahan korona di Balikpapan dengan membuat dan menerapkan standar operasional prosedur khusus kapal-kapal asing yang akan masuk ke pelabuhan Balikpapan.

''Kami telah mengundang seluruh pengguna jasa yang terkait di dalamnya, khususnya yang menangani kapal asing,'' jelasnya.

Baca juga: Cegah Masuknya Virus Korona, Karantina Pertanian Diperketat

Aturan ini disepakati bersama oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dengan membuat protap dan zona karantina. Kapal yang masuk akan diperiksa terlebih dahulu oleh karantina.

Setelah karantina naik dan menyatakan bebas dari Covid-19 atau corona, sambung Hasan, petugas pandu memasukkan kapal ke pelabuhan.

"Setelah dibawa masuk oleh pandu lalu Bea Cukai dan Imigrasi boleh masuk,'' jelasnya. Pihaknya juga membentuk tim terpadu penanganan corona.

Jadi, sambung Hasan, jika ditemukan di salah satu kapal, maka tim reaksi cepat, Dinas Kesehatan Balikpapan melakukan aksi yang berkoordinasi dengan KSOP, KKP dan Karantina Pelabuhan.

Hasan menjelaskan untuk langkah penanganan kapal yang kedapatan terjangkit covid-19, kepala KSOP dan KKP melalui Imigrasi sudah mengeluarkan larangan bagi kru kapal asing dikeluarkan dari kapal.

''Dalam SOP atau protap juga dinyatakan bagi kapal yang dari Tiongkok atau 10 pelabuhan yang disinggahi untuk tidak diberikan keluar dari pelabuhan,'' tegasnya.

Bahkan kapal tersebut dipastikan bakal menjalani karantina dengan zona sejauh 10 mil dari Pelabuhan Balikpapan. (RD/OL-10)

BERITA TERKAIT