02 March 2020, 19:09 WIB

Harga Masker Meroket, Dari Rp20 Ribu jadi Rp300 Ribu


Antara | Humaniora

TERDETEKSI penyebaran virus corona(Covid-19) di Jakarta menyebabkan harga sekotak masker medis tembus Rp300.000. Harga tersebut meroket disebabkan permintaan tinggi masyarakat Jakarta, dari harga normal sekotak berisi 50 lembar masker yang biasa dijual seharga Rp20.000-Rp25.000.

"Sudah enggak ada yang ngirim lagi. Tapi banyak juga yang mau beli sejak ada corona," ujar salah satu pedagang toko obat, Ayongdi Pasar Slipi, JakartaBarat, Senin.

Akibat harga masker yang tinggi membuat banyak calon pembeli di Pasar Slipi mengurungkan niatnya. Ayong mengakalinya dengan menjual masker secara eceran.

"Selembarnya dijual Rp8.000," ujar dia.

Baca juga: Polda Metro Jaya Endus Pelaku Penimbun Masker

Kemudian di kawasan LTC Glodok, penjual masker medis, Asong, terpaksa menaikkan harga jual karena harga masker dari distributor sudah melonjak.

"Per hari ini kami jual tinggi, dapat harga murah kami jual murah, kalau dapat tinggi ya jual tinggi sesuai pasaran," kata Asong.

Khusus untuk masker bermerek, Asong terpaksa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dibanding masker merek lainnya.

Adapun pedagang masker medis, Ranto, pedagang masker di LTC Glodok mengaku sudah kehabisan stok masker karena banyak diburu masyarakat usai pengumuman dua kasus WNI positif corona.

Ranto menyebut sejumlah masker bermerek sudah mulai langka. Distributor masker-masker bermerek tersebut sedang bergabung untuk program pemerintah menyediakan jutaan stok masker khusus penanganan corona.

"Saya saja sering kehabisan stok, sebab denger-denger dari distributornya, dari pabrik pusat sedang ada program membuat masker khusus untuk program tiga juta masker dari pemerintah," kata dia.(OL-4)

BERITA TERKAIT