02 March 2020, 17:37 WIB

Turis Asal Perancis di Sulteng Tidak Suspek Virus Corona


M Taufan SP Bustan | Nusantara

DINAS Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan bahwa Warga Negara Asing (WNA) asal Perancis yang berlibur di Kepulauan Togean, Kabupaten Tojounauna, tidak terjangkit virus korona.  Kepala Dinkes Sulteng, dr Renny Lamadjido mengatakan, bahwa turis berinisial C ,71, itu tidak terjangkit virus korona dari negaranya.  Ia juga membantah, atas banyaknya pemberitaan di media lokal Sulteng, yang menyebutkan turis tersebut sudah suspek virus korona.   

"Jadi itu tidak benar adanya," terang Renny kepada sejumlah jurnalis di  Palu, Senin (2/3).  

Menurutnya, WNA tersebut memang telah menjalani observasi setelah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ampana ibu kota Kabupaten Tojo Unauna sejak Jumat (28/2). Namun dari hasil observasi itu menyebutkan,bahwa turis tersebut negatif suspek virus corona.  

"Laporan tim medis di laboratorium menyatakan, turis itu menderita diare dan dehidrasi saja. Jadi bukan terjangkit atau sudah suspek virus korona," tegas Renny.  

Ia menambahkan bahwa pasien yang dinyatakan suspek ketika memenuhi beberapa syarat. Pertama demam di atas 38 derajat, lemas, batuk, flu, dan sesak nafas.  

"Jangan sampai kita memberikan informasi yang tidak betul," ujar Renny.

baca juga: Hujan Deras Putuskan Jembatan di Gianyar dan Badung

Sebelumnya, turis itu dievakuasi dari salah satu cottage di Kepulauan Togean karena mengeluh diare dan demam. Oleh pengelola cottage menghubungi Kepala RSUD Ampana dr Niko untuk menginfokan adanya WNA yang sakit dan meminta dievakuasi ke RSUD. Sesampai di RSUD Ampana, WNA itu langsung mendapat penanganan medis
serta melalui penelitian laboratorium. Hasilnya, WNA itu hanya menderita diare dan dehidrasi.

"Itupun tidak lama setelahnya panas tubuhnya berangsur turun. Namun untuk perawatan lanjutan kami merujuknya ke RSU Luwuk hingga saat ini," tandas Renny. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT