02 March 2020, 17:32 WIB

Hujan Deras Putuskan Jembatan di Gianyar dan Badung


Ruta Suryana | Nusantara

HUJAN yang mengguyur sebagain wilayah Kabupaten Gianyar sampai Kabupaten Badung, Bali, Minggu (2/3) hingga tengah malam  menyebabkan jembatan putus dan pohon tumbang. Tidak ada korban jiwa. Jembatan putus menuju akses ke Pura Dalem Kauh dan kuburan milik warga Banjar/Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh itu diperkirakan ambles pada malam hari karena pada pagi hari Minggu (2/3) didapati sudah ambles.  Akibatnya akses menuju pura dan kuburan tersebut pun terputus. Selain menghubungkan ke pura dan kuburan, jalan ini juga menjadi jalur alternatif bagi warga jika sewaktu-waktu ada pengalihan arus lalulintas.

BPBD Kabupaten Gianyar sudah menerima laporan tentang jembatan putus ini, dan rencananya segera akan mengecek ke lokasi.

"Sekarang baru laporan saja yang masuk dan segera akan dilakukan pengecekan ke lokasi," ujar Jefrey, salah seorang petugas dalam Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gianyar, Senin (2/3).

Dari informasi yang dihimpun, jembatan yang terputus ini dibangun sekitar 20 tahun lalu dengan biaya swadaya masyarakat. Bendesa (pimpinan) Desa Adat Saba, I Gusti Ngurah Mahendradinata mengatakan amblasnya jembatan itu diperkirakan karena bagian pondasi tidak kuat menahan tekanan air bah saat hujan deras berkepanjangan yang tinggi
airnya sudah mencapai bibir jembatan.

baca juga: Cirebon Siaga Darurat Bencana Hingga 31 Mei 2020

Atas musibah tersebut, masyarakat segera menggelar rapat dan selanjutnya akan menghadap bupati Gianyar. Tentang kurugiannya belum bisa dirinci. Sementara itu di Kabupaten Badung, sebuah pohon tumbang di Jalan Raya by pass I Gusti Ngurah Rai, tepatnya di Desa Kedonganan, Kecamatan Kuta. Pohon itu menimpa sebuah mobil, Senin (2/3) pukul 11.53 Wita. Kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT