02 March 2020, 17:24 WIB

Cirebon Siaga Darurat Bencana Hingga 31 Mei 2020


Nurul Hidayah | Nusantara

HINGGA tiga bulan ke depan, warga Kabupaten Cirebon diminta siaga menghadapi banjir dan longsor. Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cirebon, Eman Sulaeman menjelaskan status siaga darurat bencana banjir dan longsor di Kabupaten Cirebon ditetapkan hingga 31 Mei 2020.

"Kita sudah putuskan, status siaga darurat bencana banjir dan longsor hingga 3 bulan ke depan," kata Eman, Senin (2/3).

Pertimbangannya, hingga kini sejumlah bencana masih terjadi di Kabupaten Cirebon. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan BMKG Stasiun Jatiwangi untuk mendapatkan laporan prakiraan cuaca di wilayah Kabupaten Cirebon.

Dijelaskan Eman, saat ini ada 23 kecamatan yang menjadi langganan banjir setiap tahunnya di Kabupaten Cirebon. Di antaranya Kecamatan Ciledug, Pabedilan, Pasaleman, Gebang, Losari, Waled, Mundu, Lemahabang, Astanajapura, Pangenan, Gunungjati, Kedawung, Plumbon, Tengah Tani, Plrede, Kapetakan, Klangenan, Suranenggala, Susukan, Panguragan, Ciwaringin, Gegesik dan Jamblang. Selain itu masih ada lagi sejumlah kecamatan yang rawan longsor dan pergerakan tanah. Seperti di Kecamatan Dukuhpuntang, Gempol, Sumber, Greged, Sedong, Beber dan Ciwaringin.

Pemkab Cirebon menurut Eman sejak awal musim penghujan tiba telah bersiap menghadap kemungkinan terjadinya bencana.

baca juga: Destana Diharapkan Mampu Menghadapi Potensi Bencana

"Tentu saja kami juga bersinergi dengan unsur TNI dan Polri dan masyarakat," ungkap Eman.

Namun masyarakat tetap diminta waspada termasuk dengan menjaga kebersihan lingkungan di rumahnya masing-masing. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT