02 March 2020, 15:21 WIB

Selamatkan Ekonomi dari Korona dengan Triple Intervensi


Andhika Prasetyo | Ekonomi

VIRUS korona telah membuat sentimen negatif bagi perdagangan saham dunia. Sehubungan dengan itu, pemerintah akan terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan setidaknya ada tiga langkah yang dapat dilakukan.

"Kami menyebut upaya ini triple intervensi," ujar Perry di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3).

Baca juga: Harga Tiket Pesawat Turun

Pihaknya telah menurunkan suku bunga acuan dari 5% menjadi 4,75%. Bank sentral juga telah merelaksasi atau mengendorkan kebijakan makroprudensial serta menerapkan langkah-langkah stabilisasi di pasar keuangan.

Secara lebih rinci, ia menjelaskan, untuk mengamankan nilai tukar rupiah, intervensi dilakukan dengan operasi Domestic Non Deliverable Forward (DNDF) serta penjualan dollar. Kebijakan itu dinilai mampu mengarahkan ekspektasi pasar dan menjaga ketersediaan dollar di pasar.

Bank Indonesia juga telah melakukan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) yang dijual oleh pemerintah. Kebijakan pembelian SBN diambil untuk menjaga harga SBN tetap stabil sekaligus menjaga yield SBN tetap rendah.

"BI sudah membeli SBN dari pasar sekunder sejumlah Rp103 triliun year to date. Sebanyak Rp80 triliun itu kami beli sejak merebaknya isu virus korona," pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT