02 March 2020, 10:52 WIB

KKP Bangun 7 Unit Industri Pangan Berbasis Magot


Hilda Julaika | Ekonomi

DIREKTUR Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB), Slamet Soebjakto mengatakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membangun 7 unit model percontohan magot berskala industri. Menurutnya pakan magot memiliki peluang besar untuk dijadikan sebagai bahan baku alternatif pakan berprotein tinggi bagi pertumbuhan ikan.

"Magot berpeluang cukup besar untuk dijadikan sebagai bahan baku alternatif pakan berprotein tinggi bagi pertumbuhan ikan,” jelasnya melalui keterangan resmi yang Media Indonesia terima, Senin (02/03).

Slamet menjelaskan, magot mempunyai peluang sebagai bahan baku alternatif pakan ikan yang dapat mengurangi penggunaan tepung ikan. Pakan ini memiliki kandungan nutrien yang lengkap dan kualitas yang baik serta dapat diproduksi dengan kuantitas yang cukup dalam waktu singkat secara berkesinambungan.

Lebih lanjut dia mengatakan beberapa kelebihan magot di antarnya, dapat diproduksi dalam waktu singkat, magot dapat tersedia dalam jumlah melimpah dan sepanjang waktu, tidak berbahaya bagi ikan dikarenakan bukan vektor penyakit serta maggot mengandung nutrisi sesuai dengan kebutuhan ikan yakni, kandungan protein sebesar 40-48% dan lemak 25-32%.

“Produksi budidaya magot tidak membutuhkan air, listrik, bahan kimia, dan infrastruktur yang digunakan relatif sederhana, serta maggot mampu mendegradasi limbah organik menjadi material nutrisi lainnya”, terang Slamet.

Keunggulan lain maggot antara lain teknologi produksi maggot dapat diadopsi dengan mudah oleh masyarakat, dan maggot dapat pula diproses menjadi tepung magot (mag meal) sehingga dapat menekan biaya produksi pakan.

“Melihat potensi yang dimiliki dari produksi budidaya magot, maka kita perlu pengembangan industri magot. Pengolahan sampah organik melalui teknologi biokonversi magot diharapkan juga berperan dalam mengurangi sampah organik dengan cepat serta dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan juga ketersediaan maggot sabagai bahan baku alternatif pakan tersedia sepanjang waktu,”tandasnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT