02 March 2020, 06:59 WIB

AS Konfirmasi Kematian Pertama Pasien Virus Korona


Willy Haryono | Internasional

AMERIKA Serikat (AS) mengonfirmasi kematian pertama akibat virus korona di wilayah negara tersebut. Kematian pertama berasal dari seorang pria di King County, negara bagian Washington.

Jeff Duchin, pejabat kesehatan untuk Seattle dan King County, mengatakan pasien yang meninggal berusia 50 tahun. Sebelum terjangkit virus korona, pasien tersebut sudah mengalami "sejumlah masalah kesehatan."

"Ini merupakan hari kelam. Kita semua telah mendengar berita adanya seorang warga Washington yang meninggal akibat COVID-19," ucap Gubernur Washington Jay Inslee, dilansir dari laman AFP, Minggu (1/3).

Inslee kemudian mendeklarasikan status darurat korona di seantero negara bagian Washington.

Lewat status darurat, pemerintah pusat dapat menyalurkan bantuan untuk digunakan sejumlah agensi dan garda nasional di Washington.

Baca juga: Kasus Virus Korona Tiongkok Melonjak Lagi

Berbicara di Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump mengatakan "bertambahnya kasus (korona) di AS masih mungkin terjadi."

Namun, ia menambahkan bahwa pasien korona yang kondisi tubuhnya fit "seharusnya dapat sembuh total."

"Negara kita sudah siap menghadapi segala situasi," ungkap Trump.

Washington juga melaporkan kasus pertama virus korona yang menjangkiti seorang pekerja medis dan kemungkinan terjadinya wabah di sebuah panti jompo.

Kabar ini muncul usai Negara Bagian Oregon dan California melaporkan adanya sejumlah pasien terjangkit virus korona yang tidak bepergian ke luar negeri atau melakukan kontak dengan orang terinfeksi virus tersebut.

Kematian pertama akibat virus korona di AS juga dilaporkan tidak pernah bepergian ke luar negeri belakangan ini dan juga tidak melakukan kontak dengan terduga pengidap COVID-19.

"Meski situasi di California, Oregon, dan Washington masih perlu dipelajari, informasi-informasi awal telah meningkatkan level kekhawatiran mengenai ancaman COVID-19 di AS," ungkap Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Virus korona COVID-19 pertama kali muncul di Provinsi Hubei, Tiongkok, pada Desember 2019. Berdasarkan data situs pemantau John Hopkins CSSE, angka kematian global akibat virus tersebut telah mencapai 2.978. (OL-1)

BERITA TERKAIT