01 March 2020, 21:57 WIB

Guru Besar IPB Puji Ketangkasan Pemerintah Hadapi Korona


Dede Susianti | Humaniora

GURU Besar Departemen Biologi FMIPA IPB University Sri Budiarti memuji kinerja pemerintah yang langsung tanggap menghadapi merebaknya virus korona (Covid-19).

"Upaya pemerintah sudah bagus. Di mana-mana sudah siaga. Laboratorium siap, SDM siap, sudah sangat bagus. Kemudian WNI (seperti di Wuhan dan kapal pesiar World Dream-Diamond Princess) yang di luar negeri dipulangkan, disiapkan suatu strategi yang sangat baik," ujar Sri saat berbincang-bincang dengan Media Indonesia, Minggu (1/3).

Baca juga:Jaga Kekebalan Tubuh, Cara Ampuh Tangkal Infeksi Virus Korona

Ia justru meminta masyarakat, jangan bingung, jangan heboh, dan jangan panik, dalam menghadapi penularan virus korona. Menurut dia, cara terbaik dalam menghadapi virus korona adalah dengan meningkatkan pertahanan tubuh serta menjaga kebersihan.

"Selain itu, hindari kontak dengan pasien yang terjangkit, menghindari kontak dengan binatang liar, termasuk mengonsumsi daging yang belum matang. Tetapi meningkatkan pertahanan tubuh, itu yang utama. Tidak ada yang lebih baik dari itu dan menjaga kebersihan," katanya.

Di sisi lain, Peneliti Pusat Studi Satwa Primata LPPM-IPB dan Koordinator USAID Predict-Indonesia-2014-2019, Joko Pamungkas mengatakan, upaya lain untuk mencegah penyebaran virus korona dari hewan ke manusia, yakni dengan mengendalikan perburuan dan perdagangan satwa liar di Indonesia.

Baca juga:Wabah Korona di Tiongkok Mereda, Eijkman: Itu Siklus Epideminya!

Dia menyebutkan virus korona memiliki banyak jenis dan berpotensi untuk bermutasi. Hampir 70% wabah korona ditularkan melalui satwa liar sebagai inang alaminya.

"Kalau kami pernah menyampaikan rekomendasi perburuan harus dikontrol, dikurangi diberikan jadwal. Frekuensinya dikurangi kalau memang tidak bisa dihentikan. Sebagai gantinya pemerintah harus menyiapkan karena itu mata pencaharian. Harusnya ini sesuatu yang bisa diantisipasi," pungkas Joko. (DD/A-3)

BERITA TERKAIT