01 March 2020, 23:40 WIB

Joe Biden Melaju Jadi Penantang Sanders


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

MANTAN Wakil Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, meraih kemenangan gemilang di pemilihan primer South Carolina, Sabtu (29/2) waktu setempat. Hasil itu menghidupkan kembali kampanyenya untuk nominasi presiden dari Partai Demokrat dan memosisikan dia sebagai saingan utama untuk kandidat terdepan Bernie Sanders.

Kemenangan yang disokong dukungan dari pemilih Afrika-Amerika ialah yang pertama bagi Biden, 77, dalam persaingan nominasi Demokrat. Capaian gemilang itu mungkin memberinya momentum untuk melaju ke ‘Super Tuesday’ minggu depan, ketika 14 negara bagian melaksanakan pemungutan suara.

“Beberapa hari yang lalu pers dan para pakar menyatakan pencalonan ini telah mati,” kata Biden kepada ratusan pendukungnya pada rapat umum kemenangan di ibu kota South Carolina, Columbia.

“Anda telah memperlancar kampanye kami di jalan untuk mengalahkan Donald Trump,” ujarnya.

Dengan 99% surat suara dihitung, Biden meraih 48,4% berbanding 20% untuk senator Sanders yang berusia 78 tahun, seorang ‘sosialis demokratik’.

Aktivis miliarder, Tom Steyer, yang menghabiskan US$23 juta untuk iklan di South Carolina, berada di urutan berikutnya dengan 11,4% suara. Akan tetapi, ia mengumumkan akan berhenti dari perlombaan pencalonan partai bahkan sebelum hasil akhirnya dipublikasikan.

Sementara itu, Pete Buttigieg, mantan perwira intelijen Angkatan Laut AS dan mantan Wali Kota South Bend, Indiana, yang telah menan-tang Biden untuk suara kaum tengah, mendapat 8%, dan senator Massachusetts Elizabeth Warren hanya meraup 7% suara.

Sebuah kemenangan di South Carolina, dipandang penting bagi harapan Biden untuk menghidupkan kembali kampanyenya yang lesu.

Pesaing utama Sanders

Sanders telah menjadi pemimpin yang gambling dalam perlombaan keseluruhan. Ia memenangi dua dari tiga kontes pertama dan meraih hasil ketat di Iowa berhadapan dengan Buttigieg yang berusia 38 tahun.

South Carolina dipandang sebagai ujian utama dukungan Sanders di antara orang Afrika-Amerika--­penting untuk kemenangan Demokrat pada November. Akan tetapi, ia hanya menerima dukungan sekitar 15% pemilih kulit hitam, sedangkan Biden mendapatkan 60% sesuai dengan hasil jajak pendapat.

Biden berada di urutan keempat di Iowa, kelima di New Hampshire dan kedua di Nevada, dan sangat membutuhkan kemenangan di South Carolina menjelang Super Tuesday, yang memutuskan sepertiga dari delegasi yang secara resmi memilih calon Demokrat di konvensi partai Juli.

“Pertanyaan terbesar ialah apakah ini akan mengantarkan Joe Biden ke kemenangan di beberapa negara bagian Super Tuesday,” kata Larry Sabato, Direktur Center for Politics di University of Virginia.

Sabato mengatakan kemenangan utama Biden juga meningkatkan tekanan pada kandidat sentris lainnya untuk keluar dari perlombaan.

Buttigieg, Warren, Senator Minnesota Amy Klobuchar dan miliarder Michael Bloomberg semuanya akan tetap bertahan setidaknya hingga Super Tuesday.

Bloomberg yang telah menggelontorkan harta kekayaannya membuntuti Biden di negara-negara bagian Selatan itu.

Biden harus mengalahkan miliuner industri keuangan itu jika ingin melenggang mulus menjadi pesaing tunggal Sanders. (AFP/The Guardian/I-1)

BERITA TERKAIT