01 March 2020, 15:19 WIB

RRI dan KPK Gelorakan Seni Melawan Korupsi


Muhamad Fauzi | Humaniora

RADIO Republik Indonesia (RRI) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Malam Apresiasi Seni Puisi versus Korupsi, di Gedung RRI, Jakarta, Sabtu (29/2) malam. Acara tersebut dihelat sebagai bentuk melawan korupsi

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan para penyair nasional, tetapi juga melibatkan para pejabat yang bergerak di bidang penegakan hukum seperti KPK, Jaksa Agung, Bareskrim Polri, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ketua KPK, Firli Bahuri, Direktur Utama RRI, M Rohanudin, Ketua PKK Provinsi Bali, Putri Suastini Koster, Jaksa Agung, ST Burhanuddin dan Kepala Kanwil BPN DKI Jakarta Jaya, turut membacakan puisi.

Mereka membacakan puisi-puisi yang berisikan tentang bahaya korupsi bagi sebuah kehidupan, baik manusia, generasi muda bahkan bagi bangsa dan negara Indonesia.

Ketua KPK, Firli Bahuri, mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat untuk menggelorakan kampanye gerakan melawan korupsi kepada seluruh rakyat Indonesia. Apalagi kegiatan ini disiarkan oleh RRI di seluruh Indonesia.

"Kegiatan ini bagus. Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk mengajak seluruh rakyat Indonesia, anak bangsa, bahwa pemberantasan korupsi bisa dipakai dengan cara mengajak masyarakat melalui seni (puisi). Makanya tema hari yang digagas oleh Pak Dirut RRI adalah Seni Melayan Korupsi. Bagaimana sajak-sajak yang sudah disampaikan dan semuanya mengajak melakukan pemberantasan korupsi,” kata Firli Bahuri.

Sementara itu, Dirut RRI, M Rohanudin menyatakan kegiatan ini merupakan hasil diskusi dirinya dengan Ketua KPK. Bagaimana menerjemahkan gerakan memberantas korupsi melalui sebuah seni yang mendekat pada masyarakat.

Ia mengharapkan kegiatan ini bisa menyuarakan kebenaran dan dapat menimbulkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya korupsi. (OL-13)

BERITA TERKAIT