01 March 2020, 15:06 WIB

Jelang Hadapi Portsmouth, Arsenal Hadapi Ujian Berat


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola

KUBU Arsenal tengah dalam keadaan terpuruk usai dihentikan langkahnya oleh Olympiakos di babak 32 besar Liga Eropa.

Pada laga terakhirnya, Pierre Emerick Aubameyang dan kolega harus tersungkur dengan skor 1-2 saat bermain di Fly Emirates, Lomdon, Inggris, pada (28/2).

Barisan Mikel Arteta harus segera melupakan laga yang berlalu dan melangkah dengan melawat Portsmouth di putaran lima Piala FA, Selasa (3/3).

Arsenal bakal melakukan perjalanan ke pantai selatan Inggris untuk menghadapi Portsmouth. Arteta mengakui setelah pertandingan, bahwa kekalahan itu telah melukai dirinya dan para pemainnya.

Kini, The Gunners sekarang harus bergerak cepat, dan mengalihkan perhatian mereka ke Piala FA dan Liga Primer.

Arsenal harus menemukan cara melampiaskan rasa frustasinya di Eropa saat bertandang ke Fratton Park.

Apalagi Arsenal datang ke kandang Portsmouth dengan kondisi segar akibat laga pekan ini melawan Manchester City ditunda. Laga diundur lantaran City terlibat dalam final Piala Liga melawan Aston Villa pada hari Minggu (1/3).

Setelah penampilan menyedihkan melawan Olympiakos, pasukan Arteta perlu menunjukkan sisi kejamnya.

Pemain senior di Arsenal dirasa sangat jauh dari level yang seharusnya mereka capai sehingga tidak bisa memberikan yang terbaik bagi klub.

Mereka perlu ditunjukkan bahwa ada standar minimum di Arsenal yang tidak mereka capai. Pemain sekaliber Alexandre Lacazette dan Mesut Ozil memberikan janji di bawah Arteta bisa tampil lebih baik. Namun, hingga saat ini keduanya masih belum bisa mengangkat tim lebih jauh.

Dalam kasus Ozil, kurangnya banyak alternatif yang dapat dipercaya telah membuatnya tetap diboyong Arteta.

Kualitasnya dalam menggiring bola membuatnya sangat cocok untuk perjalanan ke Fratton Park. Ozil juga bisa memberikan hubungan yang lebih energik antara pertahanan dan serangan.

Pemain junior Eddie Nketiah pasti akan berharap untuk tampil. Arteta sangat membutuhkan sosok Aubameyang yang selalu tampil menjadi titik fokus serangan Arsenal secara konsisten di liga Inggris.

Shkodran Mustafi, David Luiz, Nicolas Pepe dan Aubameyang bisa melakukan istirahat sebelum melanjutkan permainan Liga Inggris lain karena Lucas Torreira dapat kembali tampil di sebelah Xhaka.

Arsenal sudah sepantasnya tak mendapatkan kesulitan saat berjumpa The Pompey. Piala FA adalah kompetisi yang telah dimenangkan oleh Arsenal lebih dari tim mana pun.

Meskipun sejak 2017 mereka berhenti mengangkat trofi yang bergengsi di tanah Inggris itu. Wajar untuk mengatakan bahwa kompetisi kali inj telah mengambil arti penting tambahan bagi Arteta usai pupus harapan di Liga Eropa.

Ajang ini adalah satu-satunya kesempatan Arsenal untuk mengamankan trofi di kampanye perdana Arteta.

Sejarah belum pernah dikalahkan Portsmouth dalam kompetisi mana pun sejak 1958 menunjukkan bahwa tim London Utara terlalu superior bagi Portsmouth.

"Tahukah Anda, itu adalah trofi yang sangat terkait dengan sejarah kami. Jadi kami ingin terus terikat dengan itu, meski mengetahui bahwa pertandingan Senin malam di Portsmouth akan sulit," ujar Arteta. (Arsemal/Ykb/OL-09)

BERITA TERKAIT