01 March 2020, 13:24 WIB

KAI dan MRT Kerja Sama Penataan Empat Stasiun Terintegrasi


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) turut mendukung program pemerintah menciptakan kawasan integrasi antarmoda di wilayah DKI, salah satunya dengan memanfaatkan lahan aset milik PT KAI dan penataan ulang alur penumpang dari dan menuju stasiun.

Pada prosesnya melalui penandatanganan 'Perjanjian Penataan Stasiun Terintegrasi antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero)' pada 10 Januari 2020, kini PT KAI bersama Pemprov DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta (Perseroda) mulai melakukan sejumlah proses kegiatan bersama di empat Stasiun yakni Tanah Abang, Juanda, Sudirman, dan Pasar Senen.

"Untuk integrasi di Stasiun Tanah Abang akan menggunakan pemanfaatan lahan milik PT KAI seluas 3.578 m2," kata Executive Vice President 1 PT KAI Daop 1 Jakarta Dadan Rudiansyah dalam keterangan resminya, Minggu (1/3).

Nantinya pada lahan yang terletak di depan hall bawah Stasiun arah Jalan Jatibaru akan terdapat beberapa fasilitas yang dihadirkan di antaranya seperti penurunan dan pengambilan penumpang (drop off-pick up) Ojol, area parkir sementara ojek pangkalan, tempat pemberhentian sementara (lay-by) Bajaj, plaza pedestrian untuk pejalan kaki, halte Bus Transjakarta sebagai fasilitas integrasi, serta perlengkapan transit.

Sementara itu, untuk kawasan Stasiun Sudirman, PT KAI akan melakukan penataan ulang hall keluar masuk penumpang melalui perpanjangan area hall. Pintu keluar masuk penumpang di akan digeser ke arah barat mendekati terowongan Kendal.

Dengan demikian Dadan menyebut penumpang lebih mudah menuju area pedestrian yang akan mengarah ke moda lanjutan seperti MRT, KA Bandara Railink, Transjakarta, hingga area ojek online dan pangkalan.

"Saat ini sedang dilakukan proses penataannya bersama Pemprov DKI dan MRT," terangnya.

Untuk Stasiun Pasar Senen PT KAI juga akan mengubah arus keluar masuk penumpang melalui area pedestrian. Akan terdapat juga penempatan area khusus ojek online dan fasilitas untuk kemudahan menuju moda lainnya

Pada Stasiun ini juga akan dilakukan penataan khususnya terkait penempatan ojek online dan pangkalan yang sebelumnya terpusat di kawasan ruko arah Masjid Istiqlal. Selanjutnya area ojek online maupun pangkalan akan direlokasi ke lahan bawah jalur rel layang Stasiun Juanda arah utara atau arah Jakarta Kota.

"Secara luas kegiatan ini bertujuan untuk memberi kemudahan transportasi bagi warga dengan tetap mengedepankan kepentingan publik. Diharapkan nantinya melalui program penataan ini setelah menggunakan moda KRL dan KA Jarak Jauh (Stasiun Pasar Senen) para pengguna di empat stasiun tersebut dapat dengan mudah untuk menjangkau moda transportasi lanjutannya lainnya seperti MRT, Transjakarta hingga angkutan lain seperti bajaj, ojek online dan pangkalan serta angkutan perkotaan," tukasnya.

Dukungan kuat PT KAI untuk integrasi antarmoda juga menjadi komitmen lantaran kereta api merupakan salah satu transportasi publik yang menjadi pilihan dan andalan bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas.

Berakhirnya perjalanan kereta api setiap pengguna KA di stasiun, dan melanjutkan perjalanannya dengan moda transportasi lainnya menjadi prilaku pengguna KA yang disikapi dengan serius oleh PT KAI. (Put/OL-09)

BERITA TERKAIT