01 March 2020, 13:09 WIB

Lakukan Aksi Tak Terpuji, Govinda Dilarang Bermain Lima Kali


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

PEBASKET Pelita Jaya Bakrie, Govinda Julian Saputra, dikenai hukuman larangan bermain lima kali dan denda sebesar Rp20 juta karena menyikut pemain Pacific Caesar Surabaya, Yonatan.

Aksi tak terpuji Govinda dilakukan ketika kedua tim bertemu pada seri kelima Indonesian Basketball League (IBL) 2020 di GOR Jayabaya Kediri, Jawa Timur, Jumat (28/2).

Kejadian tersebut terjadi pada kuarter ketiga tersisa 3 menit 53 detik, Govinda berusaha melepaskan diri dari penjagaan Jonathan dengan sengaja menggunakan sikut. Saat itu wasit langsung menghukum dengan unsportmanlike foul kepada Govinda.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan perangkat pertandingan, seluruh wasit IBL dan pihak IBL, Govinda terlihat jelas melakukan tindakan tersebut.

Ada kejadian sebelumnya yang bisa menjadi tindakan penyikutan, namun masih bisa dianggap gerakan reflek melepaskan diri dari penjagaan.

Namun, dalam kejadian berikutnya terlihat jelas unsur kesengajaan dengan mengarahkan sikut ke arah belakang kepala lawan.

Govinda terlihat tidak melihat arah bola namun melihat khusus kearah pemain yang menjaganya serta melakukan tindakan penyikutan.

Peraturan pelaksanaan IBL Bab V pasal 3 ayat 2 tentang sanksi dan denda peraturan khusus bahwa tindakan pemukulan, menendang, menyikut atau dan bentuk tindakan kekerasan fisik lain yang dilakukan personil klub IBL walaupun tidak terlihat oleh wasit terlihat dari rekaman video maka pemain tersebut tetap akan dikenai sanksi.

"Berdasarkan peraturan tersebut maka Govinda dikenai sanksi larangan denda Rp20 juta serta lima kali larangan bertanding sejak surat keputusan ini diterbitkan," ucap Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah.

Hukuman ini membuat Govinda harus absen sejak timnya bertanding melawan Louvre Surabaya, Minggu (1/3). (Ykb/OL-09)

BERITA TERKAIT