01 March 2020, 08:35 WIB

Juniver Girsang Siapkan Rekonsiliasi


Iam/Cah/P-1 | Politik dan Hukum

JUNIVER Girsang resmi kembali menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) selama 5 tahun mendatang. "Dengan Nomor 08/MUNAS3/Peradi/2020 pimpinan advokat Indonesia menimbang dan memperhatikan memutuskan, menetapkan, dan mengesahkan Juniver Girsang sebagai Ketua Umum Peradi," kata Pimpinan Sidang Tisye Erlina Yunus saat membacakan hasil keputusan, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, kemarin.

Juniver meraup suara hingga 84% dari lawannya, Patra M Zen, yang hanya meraup suara 13%. Jumlah total hak suara berjumlah 501 suara, dengan rincian 485 pemilih, 15 orang belum memilih, dan 1 orang abstain.

Pemilihan dilakukan dengan cara barcode yang dimiliki hanya satu bagi setiap anggota yang hadir dan langsung di-scan menggunakan telepon genggam anggota. Dengan cara tersebut sangat mengefektifkan waktu karena hanya menghabiskan waktu 9,5 menit saja.

Calon tak terpilih, Patra M Zen, mengapresiasi proses pemilihan yang dinilai mengandung sejarah karena Advokat satu orang bisa memilih dan dipilih secara langsung. "Proses pemilihan bisa diterapkan karena sulit di rekayasa dan dapat dilihat langsung hasilnya," ucap Patra.

Setelah terpilih, Juniver Girsang memiliki program, yaitu melakukan rekonsiliasi untuk mempersatukan Peradi. "Rekonsiliasi untuk mempersatukan Peradi ke depan walau menjadi beban tapi ini menjadi tanggung jawab yang sudah diberikan kepercayaan kiranya bisa dilaksanakan," kata Juniver.

Langkah konkret yang akan dilakukan Juniver ialah dalam waktu dekat akan melakukan munas bersama dengan tiga kubu lainnya. Diketahui, kondisi Peradi saat ini memiliki tiga kubu kepengurusan, yakni kepe-ngurusan Fauzi Yusuf Hasibuan, kepengurusan Juniver Girsang, dan kepengurusan Luhut Pangaribuan.

"Dengan Munas bersama tersebut kita tawarkan sistem one person one vote. Jadi siapa pun yang menang sudah terwakili dan tidak ada friksi lain," ujar Juniver.

Dirinya berharap dalam waktu 3 bulan sudah selesai. Nantinya, untuk membahas persatuan setiap perwakilan kubu harus mengirimkan perwakilan 3 orang. (Iam/Cah/P-1)

BERITA TERKAIT