01 March 2020, 07:28 WIB

Rekor Invincible Pupus, Liverpool Tersungkur di Kaki Watford 3-0


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola

SETELAH satu tahun lebih satu bulan tanpa kekalahan di liga Primer Inggris, akhirnya Liverpool tersungkur di kaki Watford dengan skor 3-0 tanpa balas. Sang pemimpin klasemen, Liverpool harus mengakui keunggulan Watford pada pekan ke-28 Liga Primer Inggris usai menjalani 44 pertandingan tanpa kekalahan.

Kemenangan ini memang tidak mempengaruhi posisi Liverpool di puncak klasemen. Jordan Henderson dan kolega masih kokoh di puncak klasemen dengan perolehan 79 poin. Tapi, rekor unbeaten di liga harus dipatahkan oleh Watford di Stadion Vicarage Road, Minggu (1/3) dini hari. Di babak pertama, Watford langsung tampil menggebrak. Tembakan dari kotak penalti Gerard Delofeu masih belum memenuhi sasaran pada menit ke-9.

Liverpool mulai mengudara di menit ke-15. Mohamed Salah mulai mengancam di menit ke-19. Memanfaatkan umpan lambung Roberto Firmino, tendangan Salah harus puas menyamping di gawang. Watford punya target khusus untuk menghempaskan Liverpool dan mengakhiri rekor tak terkalahkan tim yang berkandang di Anfield.

Beberapa kali aksi Delofeu merepotkan barisan pertahanan Liverpool yang digalang Dejan Lovren dan Trent Alexander-Arnold. Asyik menyerang, Delofeu harus tersungkur usaj berduel dengan Virgil van Dijk. Pemain asal Prancis itu harus ditandu keluar dan digantikan Roberto Pereyra.

Hingga babak pertama usai, kedua tim mengakhiri laga dengan skor kacamata. Di babak kedua, kebuntuan pertandingan pun pecah memasuki menit ke-54. Berawal dari aksi manuver Abdoulaye Doucoure, winger asal Senegal, Ismaila Sarr sukses menjebol gawang Liverpool.

Sarr memang menjadi mimpi buruk Liverpool. Dirinya kembali mencetak gol kedua dengan jarak enam menit. Aksi pemain berusia 22 tahun itu mencetak gol keduanya usai memanfaatkan umpan matang Troy Deeney. Keunggulan 2-0 membuat kepercayaan diri Watford kian menjulang.

Liverpool yang mengandalkan trio Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Salah, seakan mati kutu saat berada di pertahanan Watford. Di menit ke-72, Watford kian menjauh melalui aksi kerja sama apik antara Sarr dan Deeney yang menghasilkan gol ketiga Watford. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya laga, skor 3-0 tanpa balas harus diterima Liverpool di laga tandang. Kemenangan Watford menandakan kekalahan perdana bagi Liverpool musim ini.

Watford kini mengoleksi 27 poin dengan menduduki posisi ke-17 setelah menjalani 28 pertandingan. Hasil negatif ini membuat tekad The Reds menjadi kampiun Liga Inggris sekaligus menorehkan rekor Invincible harus pupus. Kemenangan 18 kemenangan beruntun di ajang liga akhirnya usai di tangan Watford. Bek Liverpool, Van Dijk mengaku timnya memang tak mengejar rekor di liga. Ia hanya menginginkan timnya bisa menjaga peluang juara liga Inggris.

Ia pun memuji langsung penampilan Sarr dan kolega. Menurutnya, para pemain Watford mampu tampil apik dan disiplin sehingga membuat Liverpool tak berkutik.

"Kami harus bisa tampil lebih baik lagi. Dari dua lemparan ke dalam, kami harus mengevaluasinya, tapi tak ada alasan untuk panik. Kami tidak mau kebobolan, kami akan melakukan evaluasi, tapi tak ada alasan buat panik," ucap pemain asal Belanda itu.

Sementara itu, pelatih Liverpool, Jurgen Klopp hanya menyayangkan skuadnya tampil tak seperti biasanya di lapangan.

"Kami tidak cukup baik, sesederhana itu," ucap Klopp kepada Sky Sports.

"Watford melakukan persis apa yang ingin mereka lakukan, kami tidak melakukan persis apa yang seharusnya kami lakukan," sesalnya.

Di sisi lain, pelatih Watford, Nigel Pearson mengatakan kemenangan atas Liverpool adalah momen yang sangat penting di musim ini.

baca juga: Menanti Gebrakan Baru Juara Bertahan

"Kami tahu bahwa kami harus menjadi yang terbaik hari ini dan saya pikir kami harus. Terutama setelah pekan lalu saat kalah 3-0 dari Manchester United di mana kami berjuang untuk menemukan kohesi pekan lalu," tuturnya.

"Jadi, hari ini untuk bangkit kembali seperti yang kita miliki, saya pikir sangat fantastis untuk kita. Mengalahkan sisi klub terbaik di dunia saat ini rasanyatidak mungkin. Tapi itulah bukti dari cara kami bermain. Jadi, ini sangat memuaskan," tambahnya. (skysport/OL-3)

 

BERITA TERKAIT