01 March 2020, 08:15 WIB

Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem


(Ins/Ant/SL/PT/AD/N-3) | Humaniora

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengeluarkan peringatan agar mewaspadai gelombang tinggi di Laut Jawa bagian barat. Ketinggian gelombang diprediksi mencapai 2 meter.

Pada kondisi itu, angin di utara perairan Jawa bagian barat umumnya bertiup dari barat hingga utara dengan kecepatan antara 4-20 knot. Di beberapa pelabuhan di Jakarta, kondisi cuaca, angin, dan gelombang juga harus diwaspadai.

Seperti di Pelabuhan Tanjung Priok, angin bertiup dari barat ke utara dengan kecepatan 7-15 knot. Adapun tinggi gelombang sekitar 0,5-1,25 meter. Kecapatan angin 7-15 knot dan tinggi gelombang 0,5-1,25 meter juga terjadi di Pelabuhan Sunda Kelapa.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan siklon tropis Ferdinand berpotensi menyebabkan gelombang laut dengan ketinggian hingga 4 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan Indonesia.

Dalam siaran pers yang diterbitkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (28/2), diuraikan kondisi ekstrem gelombang laut.

Kepala Humas BMKG, Taufan Maulana, menjelaskan siklon Ferdinand di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur berdampak pada ketinggian gelombang di Samudra Hindia Selatan Jawa Timur hingga Bali.

"Potensi gelombang tinggi terjadi hingga Sabtu (29/2)," kata Taufan. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, Laut Natuna Utara, perairan Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, perairan Letti-Kepulauan Tanimbar, serta Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

"Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," imbuhnya.

Terpisah, dalam menghadapi cuaca ekstrem, Gubernur Jambi, Fachrori Umar, mengatakan seluruh jajaran di Pemerintah Provinsi Jambi telah meningkatkan kesiagaan dalam penanggulangan berbagai potensi bencana.

"Terutama banjir, tanah longsor, maupun kebakaran hutan dan lahan," kata Fachrori Umar saat menjadi Inspektur Upacara Pembukaan Latihan Dasar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) se-Provinsi Jambi, Kamis (27/2).

Dia mengatakan menyambut baik pelaksanaan latihan gabungan penyelamatan, evakuasi, dan penanganan pengungsi yang menjadi fokus selama pelatihan dasar BPBD Jambi yang dipusatkan di Kerinci.

Sementara itu, puluhan sopir angkutan perdesaan menggelar aksi perbaikan jalan rusak akibat cuaca ekstrem, kemarin. Aksi itu dilakukan para sopir angkutan trayek Bajawa-Soa dan Bajawa Utara. Mereka memperbaiki ruas jalan rusak milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut. (Ins/Ant/SL/PT/AD/N-3)

BERITA TERKAIT