01 March 2020, 07:15 WIB

Ardhito Pramono Jazz untuk Semua Kalangan


(Jek/H-1) | Weekend

MUSIKUS Ardhito Pramono yang beberapa hari sebelumnya merilis minialbum Craziest Thing Happened in My Backyard (2020) tampil pada BNI Java Jazz Festival 2020 di hari kedua, kemarin malam.

Ia tampil pada panggung utama, BNI Hall berkolaborasi dengan Ron King Big Band. Pemeran Kale dalam film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini ini pun membawakan nomor-nomor yang ada dalam minialbum terbarunya, seperti Happy, Here We Go Again/Fanboi, dan Plaza Avenue.

"Lagu ini saya ciptakan karena kebiasaan saya mengonsumsi alkohol," papar Dhito, 24, dari atas pangung. Tahun ini menjadi yang kedua kali tampil di Java Jazz Festival.

Bagi Dhito, salah satu musikus yang mampu menyedot penonton muda di Java Jazz Festival 2020 itu menyebutkan, jazz bukan lagi konsumsi kalangan usia tertentu. Bahkan, para penontonnya terdiri dari berbagai kalangan usia.

"Gue kagetnya mix. Ada yang orangtua bawa anaknya. Ada kakak-adik yang usia belasan, ada usia 20-an. Dan yang usia 16-an tahun mungkin yang teriak-teriak. Sementara itu, yang usia 25-an tahun duduk kalem. Bisa dibilang tahun ini sebagai musisi jazz, menurut gue anak muda sudah banyak yang mulai ter-influence dengan jazz," ungkap Ardhito saat ditemui seusai manggung.

Meski ia menganggap saat ini juga masih ada stigma yang melekat bahwa musik jazz hanya bagi kalangan kelas tertentu, ia tidak menampik bahwa jazz sebenarnya musik rakyat yang bisa dinikmati siapa pun. Ia menduga hal itu disebabkan beberapa acara musik jazz diselenggarakan di tempat khusus dengan tiket mahal. Ia pun berharap stigma tersebut segera luruh. (Jek/H-1)

BERITA TERKAIT