29 February 2020, 22:52 WIB

Soal Isu Warga Muslim Dibantai di India: Narasi Menyesatkan


Henri Siagian | Humaniora

BEREDAR unggahan dua foto yang menunjukkan sejumlah pria yang dibalut kain kafan dan tergeletak di lantai.

Di atas tubuh para pria itu, diletakkan sebuah kertas yang bertuliskan 'CAA NRC'. Para pria dalam foto itu dinarasikan sebagai kaum muslim di New Delhi yang menjadi korban pembantaian ekstremis Hindu akibat pengesahan Undang-Undang Kewarganegaraan India.

Baca juga: Video Pengangkatan Tenaga Honorer, P3K, dan Pegawai Non-PNS Hoaks

Berdasarkan keterangan di Kementerian Komunikasi dan Informatika di laman kominfo.go.id, faktanya ialah berdasarkan penelusuran dua foto yang diunggah di akun Facebook bukanlah foto kaum muslim di New Delhi yang menjadi korban pembantaian ekstremis Hindu akibat pengesahan UU Kewarganegaraan India.

Baca juga: Sebut Rezim Hari ini Rezim Komunis, Alfian Tanjung Dipolisikan

Foto tersebut adalah foto sebuah gerakan protes dengan mengenakan kain kafan oleh para penentang UU Kewarganegaraan India di Aurangabad pada 24 Februari 2020. Dengan demikian, narasi yang diunggah akun tersebut menyesatkan. (X-15)

BERITA TERKAIT