29 February 2020, 20:46 WIB

Virus Korona Tunda Derbi d'Italia dan Empat Laga Serie A


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Sepak Bola

WABAH virus Korona (Covid-19) sudah benar-benar menjadi momok di dunia. Penyelenggara kompetisi sepak bola Italia bahkan sampai harus menunda dua raksasa Serie A  Juventus melawan Inter Milan lantaran kekhawatiran penyebaran virus tersebut  di bagian utara negara itu.

Bukan hanya Derbi D'Italia, empat lainnya yaitu Udinese vs Fiorentina, AC Milan vs Genoa, Parma vs SPAL, dan Sassuolo vs Brescia, yang awalnya akan dimainkan pada Minggu (1/3) juga harus ditunda.

Baca juga: Sambangi Juve, Inter cuma Underdog

Keputusan penundaan jadwal diumumkan oleh Serie A pada Sabtu (29/2) pagi waktu setempat. Dilansir dari BBC, pihak Serie A juga telah menjadwalkan kembali laga-laga tersebut yaitu pada 13 Mei mendatang.

Alhasil penundaan jadwal berdampak pada laga final Coppa Italia yang juga dihelat pada tanggal yang sama. Jadwal final Coppa Italia terpaksa dimajukan sepekan menjadi 20 Mei 2020.

Pemilihan laga tunda pada 13 Mei karena dinilai jadwal yang ideal bagi Juventus dan Inter Milan. Pasalnya, kedua tim masih akan berkompetisi di semifinal Coppa Italia dan babak 16 besar Liga Champions.

Dengan dimundurkannya laga, tim tuan rumah Juve dipastikan merugi hingga 5 juta euro. Ini merupakan jumlah pendapatan yang harusnya didapatkan 'si Nyonya Tua' seusai laga melawan Inter.

Penundaan ini menjadi kedua kalinya liga Italia setelah laga Inter Milan melawan Sampdoria pekan lalu juga harus diundur.

Fiorentina menjadi klub yang paling dirugikan dengan adanya pemunduran jadwal pertandingan. Sebabnya skuad Giuseppe Lachini itu sudah terbang ke Udinese sebelum pengumuman penundaan itu.

Sementara laga Liga Italia lainnya, seperti yaitu Lazio vs Bologna (29/2), Lecce vs Atalanta (1/3), Napoli vs Torino (1/3), dan Cagliari vs AS Roma (2/3) akan dihelat sesuai jadwal.

Hanya duel Sampdoria vs Verona (3/3) yang belum diputuskan pihak liga. Hingga kini, tercatat 21 kematian di Italia dengan total kasus infeksi COVID-19 sebanyak 821 orang. (Ykb/bbc/footballitalia/A-1)

 

BERITA TERKAIT