27 February 2020, 17:30 WIB

SaladStop! Ajak Masyarakat Manfaatkan Hasil Hutan Bukan Kayu


mediaindonesia.com | Humaniora

POLA hidup sehat dengan menerapkan mengonsumsi makanan sehat terus digalakkan. Pola tersebut selaras dengan semakin meningkatknya penderita dan tingkat kematian yang disebabkan penyakit tidak menular.

Penyakit tidak menular seperti penyakit serangan jantung, stroke, diabetes melitus, hipertensi, dan sejenisnya biasa terkait dengan pola hidup termasuk pola makan. Kini masyarakat tidak lagi dipusingkan untuk memilih makanan sehat, pasalnya telah tersedia  SaladStop!.

SaladStop! adalah gerai spesialis makanan sehat terbesar di Asia dan Eropa yang secara resmi membuka gerai terbaru di Jakarta Utara. Bertempat di pusat perbelanjaan PIK Avenue lantai GF, SaladStop! merupakan cabang ke-14 di Indonesia.

Namun ternyata SaladStop! bukan semata menawarkan makanan yang sehat tetapi turut mengampanyekan kepedulian terhadap lingkungan. Pada acara peluncuran SaladStop! di Jakarta, Kamis (27/2), turut hadir Public Campaign Specialist WWF-Indonesia, Margareth Meutia.   

Dalam sambutannya, Margareth mengatakan,“Kami sangat mengapresiasi upaya SaladStop! dalam menjalankan praktik usaha yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.”

“Hingga tahun 2019, WWF-Indonesia menjalankan berbagai kampanye serupa yaitu, ‘Beli Yang Baik’ untuk mendorong perubahan gaya konsumsi menjadi lebih bertanggung jawab dan menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan,” ujar Margareth.

‘Pangan Bijak Nusantara’ yang diusung SaladStops! mempromosikan ketahanan pangan lokal; program edukasi pendidikan pembangunan yang berkelanjutan untuk kaum muda yakni  pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, dan ekowisata yang berkelanjutan untuk masyarakat adat serta produksi perikanan dan rotan yang bertanggung jawab,” paparnya.

 “Sedangkan pada tahun 2020, kami terus menjalankan serangkaian kampanye dan program pemberdayaan terkait produksi dan konsumsi yang berkelanjutan. Kami pun dengan senang hati menjalin kerja sama dengan semua pihak guna mengarusutamakan dan mengawal pentingnya isu ini,”ucap Margareth.

Pada acara pembukaan gerai, Katherine Desbaillet-Braha, Co-Owner dan Director, SaladStop!, menegaskan pentingnya praktek usaha yang bertanggung jawab serta memberikan nilai lebih bagi lingkungan sekitar.

“Sejak pertama kali kami memulai bisnis ini, kami telah mengembangkan usaha dengan mengintegrasikan aspek sustainability ke dalam strategi jangka panjang kami dengan berusaha berkontribusi secara positif dalam menjawab tantangan global paling mendesak, seperti produksi limbah dan keamanan pangan,” tutur Katherine.

“Kami berkomitmen untuk melestarikan sumber daya alam bumi dengan menggunakan energi dan sumber air secara hemat dan efisien,” jelasnya.

SaladStop! sukses menjagokan slogan kampanye Eat Wide Awake dan Trust Food Again sejak tahun 2009 di 65 gerai yang tersebar di sembilan negara, dimana SaladStop! mengajak masyarakat untuk lebih peduli akan produk yang publik konsumsi. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT