29 February 2020, 08:50 WIB

Dinosaurus Ternyata Berdarah Panas


Haufan Hasyim Salengke | Humaniora

SEBUAH studi di Universitas Yale, Amerika Serikat, melalui teknik baru menganalisis kimia kulit telur dinosaurus. Hasilnya, binatang raksasa itu berdarah panas.

"Dinosaurus berada di titik evolusi di antara burung, yang berdarah panas, dan reptil, yang berdarah dingin. Hasil studi kami menunjukkan semua kelompok utama dinosaurus memiliki suhu tubuh lebih hangat daripada lingkungan mereka," kata Robin Dawson, peneliti di Yale.

Mereka menguji fosil kulit telur yang mewakili tiga kelompok dinosaurus utama, termasuk yang lebih dekat hubungannya dengan burung, dan lebih jauh terkait dengan burung.

Proses pengujian disebut isotope paleothermometry berumpun. (Yale.edu/Hym/X-10)

BERITA TERKAIT