29 February 2020, 05:45 WIB

Babak Ketiga Kisi-Kisi Pernikahan


(Gas/M-2) | Weekend

MEMASUKI usia 10 tahun pernikahan, penulis yang dewasa ini dikenal dengan kumpulan cerita kehidupan sehari-hari, Fahd Pahdepie, kembali melansir karya terbarunya, Cerita sebelum Bercerai.

Buku yang juga menjadi tribute bagi sang istri tersebut semacam edukasi maupun refleksi kehidupan tentang rumah tangga. Ia tujukan untuk kalangan yang sudah menikah ataupun mereka yang ingin mencoba 'mengintip-intip' bagaimana wujud dunia pernikahan.

Setiap orang yang sudah menikah, kata Fahd, barangkali pernah sekali dalam hidupnya memikirkan kata 'cerai'. Akan tetapi, bukan berarti hal ini tabu dibahas karena seseorang harus tahu bagaimana menyikapinya, bukan menghindari untuk membicarakannya.

Fahd juga menolak buku ini sebagai nasihat yang keluar dari isi kepalanya. Dalam setiap rumah tangga, siapa pun butuh nasihat, termasuk dirinya. Oleh karena itu, ia lebih mudah mengatakan bahwa bukunya kali ini lebih baik dimaknai sebagai cerita tentang berbagai realitas yang pernah dijumpainya.

Lebih dari itu, menurut Fahd, membicarakan pernikahan ialah hal yang cukup penting karena ada anggapan bahwa 'menikah ialah setengah dari agama'. Banyak hal yang berlangsung, terlebih ketika seseorang sudah berhadapan dengan konteks yang disebut pernikahan.

"Kedewasaan diuji di sana, finansial, hubungan ayah dan anak, kakak-adik, dan lain sebagainya. Ternyata ini adalah tema yang sangat rumit dan itulah yang menjadi latar belakang saya menuliskan hal-hal sederhana dari tema yang kompleks ini," tuturnya dalam bincang bukunya di Teras Kota, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (23/2).

Cerita sebelum Cerai merupakan bagian ketiga trilogi dari Fahd tentang pernikahan. Sebelumnya, ia pernah menerbitkan Rumah Tangga (2015) dan Sehidup Sesurga (2017). Tiga buku tersebut berkategori nonfiksi dan terinspirasi dari kejadian-kejadian nyata yang ditemui dalam rumah tangga Fahd setiap hari.

"Kini kita sudah tahun ke-11, ada buku ini. Dalam fase awal, mungkin ceritanya, misal, dalam beberapa hari, beberapa jam, atau mungkin 5 menit sebelum ijab kita masih bertanya-tanya, apakah kita benar-benar mengalami ini? Is it real? Nah, semakin ke sini fase ceritanya tentu berubah, termasuk di (buku) sini," imbuh Fahd sambil tersenyum.

Meyimak 65 cerita Fahd dalam buku ketiganya kali ini sungguh memberi banyak penjelasan tentang pernikahan. Walau terkesan ringan, tulisan-tulisannya mampu memberi pencerahan bagi mereka yang sedang bergelut dengan masalah pernikahan atau mereka yang hendak berkeluarga.

Selain itu, Fahd sebagai penulis juga cukup piawai dalam mengolah kreativitas dan dinamika hidup sehari-hari pernikahannya, atau pernikahan orangtuanya, menjadi sebuah literasi yang atraktif dengan bahasa sederhana. (Gas/M-2)

Judul buku: Cerita sebelum Bercerai: Simpul Hidup untuk Cinta yang Mati

Penulis: Fahd Pahdepie

Penerbit: Republika Penerbit

Tahun terbit: 2020

Jumlah halaman: 241

BERITA TERKAIT