28 February 2020, 21:15 WIB

Tim Putri Pertamina Pastikan Tiket ke Final Four


Mediaindonesia.com | Olahraga

TIM bola voli putri Jakarta Pertamina Energi (JPE) semakin mengokohkan diri di puncak klasemen sementara. Kesuksesan itu didapat setelah mengalahkan tuan rumah Gresik Petrokimia Puslatda KONI Jatim (GJP) 3-0 (25-5, 25-18, 25-12 )
pada seri pertama putaran kedua Proliga 2020, yang berlangsung di GOR Tri Dharma Gresik, Jumat (28/2/2020).

Kemenangan kelima JPE pada musim ini sekaligus membawa juara putaran pertama itu memastikan lolos ke babak final four. Tim asuhan pelatih asal Azerbaijan, Ziya Rajabov tersebut, saat ini mengoleksi nilai 15 dari hasil lima kemenangan dan belum terkalahkan sejak Proliga 2020 ini digelar 24 Januari lalu.

Dengan menyisakan tiga laga lagi, Wilda Siti Nurfadillah dkk pun  tidak tergeser posisi dan berhak masuk babak empat besar, meski mengalami tiga kekalahan di partai sisa. Sebabnya juru kunci klasemen sementara ini, Jakarta BNI 46 baru meraih satu poin dan belum sekalipun memetik kemenangan dari empat laga.

"Kita terus mengembangkan permainan anak-anak di lapangan meskipun menghadapi lawan yang berada di bawah kita. Kita tidak menganggap enteng lawan," ujar Zico, panggilan akrab Ziya Rajabov, pelatih JPE, usai laga.

Menurutnya, penampilan GJP lebih baik saat ini ketimbang penampilan di putaran pertama lalu. "Mereka (GJP) memiliki pemain muda yang sangat baik," tambahnya.

Sementara itu, pelatih GJP, Niu Guogang mengatakan tim asuhannya sulit berkembang menghadapi PJE mengingat lawannya diperkuat beberapa pemain nasional.

"PJE diperkuat beberapa pemain nasional dan pemain junior berbakat. Jadi anak-anak sulit mengembangkan permainan," kata pelatih asal Tiongkok itu.

GJP baru diperkuat pemain asing, Ayana Jean Whitaker dari AS pada putaran kedua ini. Menurut Whitaker, dia baru menyesuaikan penampilan dengan anak-anak GJP.

"Saya yakin di laga melawan JPE ini anak-anak mengalami kesulitan. Karena saya tahu JPE diperkuat beberapa pemain nasional. Namun, nantinya saya lihat GJP bisa lebih bagus lagi," paparnya.

Pada laga di depan publik sendiri, GJP tak berbuat banyak. Pada set pertama,  Mediol Setiovanny dkk. hanya mengumpulkan lima poin dan menyerah 5-25. Set kedua, GJP mampu lebih baik dibanding set sebelumnya dengan 18-25. Akan tetapi, set ketiga kembali menurun dan hanya mampu menyelesaikan set itu dengan 18-25. (PBVSI/A-1)

BERITA TERKAIT