28 February 2020, 17:35 WIB

Biro Umroh Janji Jamaah Umrah yang Gagal Bakal Berangkat Pertama


Heri Susetyo | Nusantara

Sebanyak 18 calon jamaah umrah yang kemarin sudah terlanjur berangkat dan harus kembali ke Bandara Juanda setelah transit di Singapura, akan diberangkatkan pada penerbangan umrah pertama saat kebijakan penghentian umrah dicabut Kerajaan Saudi Arabia.

''Saya menjanjikan kepada calon jamaah umrah ini akan berangkat pertama saat ibadah umrah dibuka kembali,'' kata CEO Biro & Travel Shafira Andi Alamsyah, saat menjemput 18 calon jamaah umrah tersebut di Bandara Juanda, Kamis malam (27/2).

Andi sebenarnya menyayangkan kebijakan Kerajaan Arab Saudi yang mendadak itu. Apalagi di Indonesia belum ditemukan kasus warga yang terjangkit virus korona. Andi lebih setuju apabila Arab Saudi memperketat calon jamaah umrah yang akan masuk beribadah ke negara tersebut.

Delapan belas calon jamaah umrah ini sebelumnya berangkat dari Bandara Juanda pada Kamis pagi pukul 10.00 WIB dengan pesawat Singapore Airlines. Namun karena ada pengumuman mendadak dari Kerajaan Saudi Arabia terkait penghentian sementara ibadah umrah, para calon jamaah umrah ini disuruh kembali.

Padahal saat itu mereka sudah tiba di Singapura. Namun akhirnya harus kembali dengan pesawat Silk Air dan tiba di Bandara Juanda pada Kamis sore pukul 17.50 WIB.

Salah satu calon jamaah umrah Mochamad Syuaib, 57, mengaku pasrah dengan kondisi pembatalan mendadak ini. Warga asal Paneleh Kota Surabaya ini memaklumi kejadian tidak mengenakkan tersebut karena terkait antisipasi penyebaran virus korona oleh Kerajaan Saudi Arabia.

''Saya justru bersyukur belum sampai di sana (Jeddah), sebab kalau terlanjur sampai sana malah repot tidak boleh masuk,'' kata Syuaib. (HS/OL-10)

BERITA TERKAIT