28 February 2020, 16:43 WIB

Inilah Alasan Istana Sewa Pesawat Kepresidenan Baru


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

SEKRETARIS Kabinet Pramono Anung menepis isu yang menyebut Istana membeli pesawat kepresidenan baru. Pramono menyatakan Istana hanya melakukan penyewaan pesawat untuk kunjungan Presiden Jokowi.

"Jadi itu bukan pesawat kepresidenan (baru) tetapi memang Presiden akan menghadiri ASEAN-US Special Summit di Amerika Serikat sekaligus akan kunjungan kenegaraan ke Amerika," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/2).

Pramono menjelaskan apabila menggunakan pesawat kepresidenan yang saat ini ada, kunjungan Jokowi ke Amerika akan menjalani transit sebanyak tiga kali sehingga lebih boros dari sisi biaya.

"Berdasarkan pengalaman yang dulu, setiap transit harus mengisi bahan bakar dan dihitung biayanya akhirnya menjadi lebih mahal. Dengan menggunakan pesawat yang selama ini digunakan akan lebih mahal, capek, yang diangkut juga terbatas," ucapnya.

Baca juga: Roy Suryo Ungkap Pesawat Baru Kepresidenan, Istana Membantah

Karena itu, imbuh Pramono, diputuskan untuk menyewa pesawat dari Garuda Indonesia untuk keperluan kunjungan ke Amerika yang rencananya dilakukan pada Maret minggu kedua.

Dengan pesawat sewaan Boeing 777-300 ER dari Garuda Indonesia itu, tambahnya, transit bisa dilakukan hanya sekali sehingga menekan biaya. Adapun pesawat kepresidenan Boeing Bussiness Jet (BBJ) saat ini memerlukan lebih banyak transit untuk mengisi bahan bakar.

"Maka diminta oleh Presiden membuat perbandingan, bagaimana kalau untuk jarak yang jauh ke Amerika itu menyewa Garuda dan setelah melakukan perbandingan biayanya menjadi lebih murah sedikit. Sehingga yang beredar itu adalah pesawatnya Garuda yang kemudian dipersiapkan untuk disewa oleh kita," jelasnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT