28 February 2020, 15:05 WIB

Wujudkan Millennials Tourism, BCA Luncurkan Aplikasi PeramunHill


Eni Kartinah | Nusantara

Spot foto kekinian dan instagrammable hingga pemandangan unik menjadi daya tarik wisatawan berlibur ke tempat wisata. Dua hal ini dapat traveller temukan di Bukit Peramun Belitung. Desa Binaan BCA yang telah diresmikan beberapa waktu lalu ini memiliki historis yang berasal dari banyaknya tanaman lokal yang sering diramu oleh masyarakat menjadi obat-obatan.

Istimewa di usia ke-63 tahun, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali memberi kejutan bagi masyarakat luas, khususnya para traveller yang gemar berkunjung ke tempat wisata unik dan instagrammable. BCA & Pengurus Bukit Peramun meluncurkan aplikasi Peramun Hill yang dapat digunakan untuk mempermudah pengunjung menikmati berbagai keindahan di Bukit Peramun, Bangka Belitung.

Hadir dalam acara peluncuran Aplikasi PeramunHill Virtual Guide, Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono, Wakil Bupati Belitung Ishak Meirobie, Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati, Kepala Kantor Wilayah VI BCA Widy Tarmizi, Executive Vice President Corporate Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn, Kepala KCU BCA Tanjung Pandan Rustam, dan Ketua Komunitas Arsel Adie Darmawan di Bukit Peramun, Belitung (28/02).

Armand mengungkapkan, era industri 4.0 saat ini mempengaruhi berbagai sektor, tak terkecuali sektor pariwisata.

"Generasi millennials yang kini juga mendominasi demografi di Indonesia mendorong kami untuk menawarkan kemudahan dan kepraktisan dalam berwisata. Oleh sebab itu, untuk mewujudkan millennials tourism, BCA meluncurkan Aplikasi Peramun Hills sehingga para traveller semakin nyaman dalam berwisata," kata Armand.

Pada aplikasi Peramun Hill, pengguna dapat dengan mudah mengunduhnya di Play Store. Aplikasi tersebut menghadirkan berbagai fitur yang bertujuan memberikan gambaran keindahan alam yang ada di Bukit Peramun serta virtual guide ketika sedang eksplore di bukit peramun, tidak hanya itu pada kesempatan ini juga dilaunching aplikasi lainnya seperti Virtual Zoo, KEPO (Kenali Pohon), Spot Foto Virtual, serta Online Maps Navigation.

"Aplikasi ini menjawab tren masyarakat jaman now, khususnya generasi millennial dan Gen Z dengan gaya hidup yang serba digital. Melalui Aplikasi Peramun Hill, pengunjung akan dimanjakan seperti  memiliki private guide ketika berkunjung Bukit Peramun hanya dalam genggaman smartphone," tuturnya.

"Di sisi lain, peluncuran aplikasi ini merupakan partisipasi nyata BCA dalam fungsi tanggung jawab sosial untuk mengembangkan Bukit Peramun sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan meningkatkan daya tarik pariwisata Indonesia,” tambah Armand.

BCA mulai melakukan pendampingan Desa Binaan Bukit Peramun sejak 2018. Sebagai langkah awal, kami memfasilitasi beberapa pelatihan, seperti Layanan Prima, Standar Layanan, Creative Selling Skill, dan Golden Heart Leadership.

Di sisi lain, dalam rangka menunjang sarana dan prasarana, kami juga memberikan donasi untuk pengembangan mushola, digital information system, tugu/prasasti, dan yang terbaru pembangunan aula atau yang lebih familiar dengan Balai untuk masyarakat Belitung.

"Keseluruhan bentuk dukungan tersebut, baik secara materil dan non-materil diberikan untuk mendukung knowledge dan skill pengurus desa binaan Bukit Peramun agar semakin bertambah, sehingga mendukung kepercayaan diri mereka ketika melayani para pengunjung,” papar Armand.

“Pesona di setiap sudut Bukit Peramun Belitung kian menarik wisatawan untuk menikmati keindahan alam Nusantara. Adanya aplikasi Peramun Hills ini kami harapkan dapat menambah added value bagi para travellers, utamanya dalam menambah kenyamanan dan kepuasan dalam berwisata. Selain itu, kami juga berharap Bukit Peramun Belitung dapat menjadi destinasi favorit masyarakat luas dan pada akhirnya dapat berkontribusi dalam meningkatkan nilai pariwisata di Indonesia,” tutup Armand. (Eni/OL-09)

BERITA TERKAIT