28 February 2020, 18:00 WIB

Akses Motor Bakal Dibatasi , Ojol Bereaksi Paling Keras


Hilda Julaika | Ekonomi

Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono menolak usulan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Nurhayati Manoarfah yang akan membatasi sepeda motor  untuk melintas di jalan Nasional.

Menurut Igun dengan adanya pembatasan ini memperlihatkan Wakil Ketua Komisi V DPR RI itu tidak pro kepada rakyat.

"Apabila ruang gerak sepeda motor yang notabene digunakan sebagai ojek online dibatasi,  sama saja Wakil Ketua Komisi V DPR RI tidak pro kepada rakyat," ujarnya melalui keterangan resmi kepada Media Indonesia, Jumat (28/2).

Lebih lanjut Igun menjelaskan,wacana itu  memicu berbagai protes dari para pemilik sepeda motor, khususnya yang menggunakan sepeda motor untuk aktivitasnya sehari-hari.  Para driver ojek online (ojol) yang terlihat menentang keras atas usulan Wakil Ketua Komisi V DPR RI tersebut.

Menurutnya, selama pemerintah belum dapat menyediakan moda transportasi umum yang layak, cepat nyaman dan aman, tidak berdesakan  wacana tersebut dinilai akan sangat merugikan. Sebab seperti diketahui moda ojek online saat ini banyak digunakan oleh masyarakat di kota-kota besar Indonesia.

"Ini akan menimbulkan aksi protes dari kami sebagai ojek online, bisa saja akan terjadi gelombang aksi protes di berbagai kota di Indonesia maupun di Jakarta untuk memprotes usulan wacana pembatasan sepeda motor yang akan dilarang di jalan nasional," ungkapnya. (Hld/E-1)

 

BERITA TERKAIT