28 February 2020, 14:46 WIB

Arief Budiman Mengaku tidak Kenal Harun Masiku


Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum

KETUA Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diperiksa dalam kasus dugaan suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 yang melibatkan mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan politikus PDIP Harun Masiku.

Arief mengaku dicecar sejumlah pertanyaan oleh penyidik terkait hubungannya dengan Wahyu Setiawan. Bulan lalu, Arief juga sempat diperiksa KPK. Menurutnya, beberapa pertanyaan masih sama dengan pemeriksaan sebelumnya.

"Hari ini ada 10 pertanyaan. Beberapa pertanyaan sih sama pertanyaannya, tapi lebih mendalami terkait apakah saya punya hubungan jadi hubungan antara saya Pak Wahyu dan Harun Masiku. Ya saya jelaskan," ucap Arief usai pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (28/2).

Arief pun mengaku tidak mengenal Harun Masiku. Meski demikian, ia menyatakan Harun pernah mendatangi kantor KPU untuk menyampaikan surat.

"Saya jelaskan, saya enggak kenal siapa Harun Masiku, kemudian, tapi dia pernah datang ke kantor, ya menyampaikan surat judicial review yang diputuskan oleh MA itu," tegasnya.

Saat itu, kata Arief, ia menyampaikan bahwa surat tersebut tidak bisa ditindaklanjuti lantaran tidak sesuai dengan ketentuan UU Pemilu. (P-2)

BERITA TERKAIT