28 February 2020, 12:58 WIB

Indeks Terjun Bebas 200 Poin, BP Jamsostek Masuklah ke Pasar


Raja Suhud VHM | Ekonomi

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) merosot hingga 200 point dalam 9 menit pertama pembukaan perdagangan, Jumat (28/2) pagi.

Indeks turun menembus level support di 5.500 ke 5.333. Penurunan ini mengekor pelahan yang terjadi di bursa utama dunia lainnya seperti Dow Jones yang turun 370 poin ke level 26.544.

Bila melihat pada penutupan indeks awal tahun, indeks telah terkoreksi hingga 15%. Koreksi ini lebih buruk dibandingkan performa Dow Jones yang sudah minus 7,08% year to date.

Saham Bank Mandiri terkoreksi Rp525 menjadi Rp6.825 per saham, Bank Rakyat Indonesia juga turun Rp100 ke Rp4.030 per lembar saham.

Baca juga: Ekonomi Digital Harus Majukan Produk Lokal

Seorang pelaku perdagangan di bursa mengatakan dana pensiun besar seperti BP Jamsostek harus turun ke pasar.

"Bila tidak ada pemain besar yang turun ke pasar dan menahan kejatuhan ini, indeks bisa terporosok makin dalam, " ujarnya.

Selain merugikan investor, penurunan indeks yang cukup dalam bisa berpengaruh pada reksadana. Para pemegang reksadana berbasis saham akan mengalami koreksi tajam saat hendak mencairkan investasi mereka.

Berdasarkan posisi pukul 9.30 WIB, indeks sudah relatif tenang dan penurun berhasil dikurangi menjadi 158 point di level 5.376. (OL-1)

BERITA TERKAIT