28 February 2020, 08:14 WIB

Kuwait Konfirmasi 43 Kasus Virus Korona


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

KUWAIT sekarang memiliki 43 kasus dikonfirmasi virus korona, menurut seorang pejabat kementerian kesehatan, Kamis (27/2). Ia menambahkan semua kasus melibatkan orang yang pernah ke Iran.

Iran, yang terletak di sebelah timur Kuwait, telah mengalami jumlah korban meninggal terbesar akibat virus korona di luar Tiongkok dengan 26 kematian dan 245 kasus.

Kuwait mengumumkan serangkaian langkah, Kamis (27/2), menurut kantor berita negara, KUNA. Termasuk memaksa semua penumpang pesawat untuk menandatangani kesepakatan yang akan mengharuskan mereka menjalani karantina selama minimal dua minggu atas kebijakan otoritas Kuwait.

"Mereka yang tidak patuh dapat menghadapi hukuman dan pertanggungjawaban hukum," tambah KUNA.

Baca juga: Seorang Perempuan di Jepang Dua Kali Terinfeksi Virus Korona

Sejumlah lembaga pendidikan juga akan tutup selama dua minggu.

Tentara Kuwait akan menangguhkan studi di perguruan tinggi dan sekolah militer selama dua minggu mulai 1 Maret karena kekhawatiran akan wabah virus korona dan studi di Saad Al-Abdullah Academy for Security Sciences juga akan dihentikan selama dua minggu mulai 1 Maret.

Kelas-kelas juga telah dihentikan di Institute of Banking Studies sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Kuwait Oil Company milik negara mengatakan di Twitter mereka telah menangguhkan semua misi resmi dan program pelatihan dalam negeri dan asing bagi karyawan sampai pemberitahuan lebih lanjut. Itu termasuk pelatihan di perusahaan internasional dan partisipasi di konferensi. (OL-1)

BERITA TERKAIT