28 February 2020, 00:47 WIB

Infeksi Virus Korona di Korsel, KBRI Seoul Tutup Sementara


Despian Nurhidayat | Internasional

KEDUTAAN Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, Korea Selatan menutup sementara kantornya mulai Jumat (28/2) sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Keputusan itu diambil setelah adanya kasus infeksi virus korona COVID-9 di Yeouido yang merupakan daerah kantor KBRI Seoul berada. Sehingga, keselamatan dan keamanan staf KBRI jadi perhatian serius.

Lebih lanjut penutupan sementara itu akan dilakukan baik dari kompleks KBRI Seoul maupun kantor IIPC Seoul yang berada dalam radius yang sangat dekat dari pergerakan pasien tersebut di kawasan Yeouido.

Staf KBRI dan IIPC Seoul dikatakan akan bekerja dari kediaman masing-masing. Loket layanan publik untuk pengurusan visa, paspor dan jasa-jasa konsuler juga sementara akan ditutup dan untuk kasus-kasus darurat akan dihubungi telepon.

Baca juga : Wapres Iran Terjangkit Virus Korona

"Penutupan layanan ini hanya bersifat sementara, untuk memastikan kondisi pelayanan yang kondusif sehubungan dengan merebaknya wabah virus Covid-19 yang sudah menjangkiti korban dengan radius dekat kantor pelayanan KBRI. Hal ini juga sesuai dengan kebijakan pemerintah setempat untuk mengurangi pengumpulan orang dalam jumlah besar pada satu waktu dan satu tempat," ungkap Dubes RI untuk Korea Selatan Umar Hadi dilansir dari keterangan resmi, Kamis (27/2).

Duta Besar RI bersama tim inti Satgas Bahaya COVID-19 dikatakan akan terus bekerja 24 jam seminggu di Posko KBRI Seoul dan Posko Aju (dekat Daegu) untuk terus melakukan langkah-langkah perlindungan WNI di Korea Selatan.

Langkah-langkah pengamanan ekstra dan sterilisasi kompleks KBRI Seoul dan kantor IIPC Seoul juga dikatakan sedang terus dilakukan. (OL-7))

BERITA TERKAIT